Memiliki pasangan seharusnya menjadi salah satu alasan seseorang semakin bersemangat mengejar impian. Dukungan sederhana, seperti mendengarkan rencana masa depan atau memberikan semangat ketika sedang berusaha, bisa membuat seseorang merasa dihargai.
Namun, bagaimana jika orang yang seharusnya menjadi pendukung justru sering meremehkan impianmu? Setiap kali bercerita tentang cita-cita, responsnya selalu berupa sindiran, keraguan, atau komentar yang membuatmu merasa tidak mampu.
Awalnya mungkin dianggap sebagai candaan atau bentuk kejujuran. Namun, jika terus berulang, sikap tersebut bisa perlahan mengikis rasa percaya diri dan membuatmu ragu terhadap kemampuan sendiri.
Dalam hubungan yang sehat, pasangan memang tidak harus selalu menyetujui semua keputusan. Akan tetapi, perbedaan pendapat seharusnya disampaikan dengan cara yang tetap menghargai.
Seperti apa sikap pasangan yang suka meremehkan impianmu dan tidak boleh diabaikan?