Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mengenal Pertanian Modern Advance Agriculture System di Lamteng
ilustrasi sawah (pexels.com/quang)
  • Program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) resmi dimulai di Lampung Tengah sebagai tindak lanjut arahan Menteri Pertanian untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional.
  • PM-AAS mengadopsi teknologi pertanian modern dari Arkansas, AS, dengan metode tanam benih langsung, pola tanam rapat, dan mekanisasi guna mencapai target 10 ton per hektare di lahan 100 hektare.
  • PLN berperan penting menyediakan listrik andal agar irigasi dan alat pertanian modern beroperasi optimal, mendorong efisiensi, keberlanjutan, serta peningkatan kesejahteraan petani.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Tengah, IDN Times - Tanam perdana program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) digelar di Desa Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (7/5/2026).

Program PM-AAS yang diinisiasi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.

Plt. Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung, Endro Gunawan, mengatakan, mengadopsi praktik pertanian modern dari Arkansas, Amerika Serikat, program ini menerapkan metode tanam benih langsung (Tabela), pola tanam rapat, peningkatan populasi tanaman, serta pemanfaatan mekanisasi pertanian. Pada tahap awal, program ditargetkan mampu menghasilkan hingga 10 ton per hektare pada lahan seluas 100 hektare.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan Indeks Kali Tanam (IKT) dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun.

“Kami berharap dukungan berbagai pihak, termasuk PLN, dalam penyediaan listrik yang andal guna menjaga ketersediaan air irigasi secara kontinu sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat,” ujarnya.

Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, menyampaikan listrik menjadi enabler penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian modern. Listrik yang andal, petani dapat mengelola air secara lebih optimal dan meningkatkan intensitas tanam.

Pemanfaatan energi listrik dalam sektor pertanian tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga mendorong praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kehadiran listrik andal diharapkan mampu memperkuat produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Selain itu, kehadiran listrik yang andal menjadi faktor penting mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Melalui dukungan kelistrikan, berbagai proses produksi mulai dari irigasi, pompanisasi, hingga operasional alat pertanian modern dapat berjalan optimal.

Editorial Team