Mahasiswa Unila Buat Mosackle, Camilan Pendamping ASI dari Tempe

- Tim PKM-K Unila menciptakan camilan Mosackle berbasis tepung tempe untuk pencegahan stunting pada balita
- Mosackle difortifikasi dengan biji labu dan pemanis alami dari buah pisang, bebas gluten, tinggi protein dan zinc
- Diharapkan menjadi solusi terjangkau dan bergizi bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak mereka
Bandar Lampung, IDN Times - Tempe menjadi salah satu makanan paling popular di Indonesia. Meski sering dikategorikan sebagai makanan murah, ternyata tempe memiliki segudang manfaat untuk tubuh lho.
Seperti dilakukan Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) dari Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila). Mereka membuat olahan tempe menjadi camilan bergizi sebagai upaya pencegahan stunting.
Inovasi tersebut lolos pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan 2024.
Tim diketuai Wulan Nur Aisyah, dengan anggota Dea Meranda, Aji Satriya, Alya Adi Andrajati dari program studi Teknologi Hasil Pertanian, dan Mahdiyyan Fadillah dari program studi Akuntansi ini menciptakan produk inovatif bernama Mosackle, camilan pendamping ASI yang ditujukan untuk balita.
1. Banyak ibu rumah tangga keluhkan harga camilan pendamping ASI mahal

Wulan Nur Aisyah sebagai ketua tim mengatakan, ide awal pengembangan Mosackle muncul dari permasalahan pemenuhan nutrisi anak. Menurutnya, banyak ibu rumah tangga mengeluhkan harga camilan pendamping ASI mahal serta rendahnya kandungan protein pada produk yang tersedia di pasaran.
“Berdasarkan permasalahan tersebut, kami melihat peluang untuk menciptakan camilan pendamping ASI yang lebih terjangkau dan bergizi tinggi untuk membantu mencegah stunting pada balita,” ujar Wulan, Sabtu (6/7/2024).
2. Camilan pendamping ASI dari tempe

Wulan menjelaskan, Mosackle merupakan camilan pendamping ASI berbasis tepung tempe difortifikasi dengan biji labu (pumpkin seed) dan menggunakan pemanis alami dari buah pisang.
Tepung tempe dipilih karena ketersediaannya yang melimpah dan kandungan proteinnya tinggi, sementara biji labu ditambahkan untuk meningkatkan kandungan zinc yang baik untuk pertumbuhan anak.
3. Memiliki kandungan nutrisi optimal

Menurutnya, produk ini bebas gluten dan memiliki kandungan protein serta zinc tinggi, menjadikannya pilihan sehat dan bergizi bagi balita. Ia berharap, harga terjangkau dan kandungan nutrisi yang optimal, Mosackle diharapkan menjadi solusi bagi banyak keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak mereka.
“Dengan dukungan dari berbagai pihak dan strategi pemasaran yang efektif, Tim PKM-K Unila optimistis Mosackle dapat menjadi produk unggulan yang membantu meningkatkan kualitas hidup balita di Indonesia,” imbuhnya.

















