Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lamsel Fest 2026 Bakal Dimeriahkan Delegasi dari 5 Negara
Ilustrasi festival (pexels.com/Marcin Dampc)
  • Lamsel Fest 2026 di Lampung Selatan akan menggelar pertukaran budaya bersama 115 delegasi dari Korea Selatan, Rusia, Polandia, Bulgaria, dan Indonesia.

  • Delegasi dijadwalkan mengunjungi destinasi sejarah, menyaksikan seni tradisional, serta mendatangi sentra kerajinan untuk mengenalkan pariwisata, budaya, dan produk UMKM lokal.

  • Rangkaian kegiatan juga mencakup penanaman sekitar 20 pohon di SMA Kebangsaan dan aksi bersih-bersih Pantai Minang Rua bersama delegasi internasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lampung Selatan, IDN Times - Kabupaten Lampung Selatan bakal menggelar agenda pertukaran budaya lima negara dalam rangkaian Lamsel Fest 2026. Delegasi dari Korea Selatan, Rusia, Polandia, Bulgaria, dan Indonesia akan diajak mengenal kekayaan seni budaya, destinasi wisata, hingga produk kerajinan lokal.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani, mengatakan kehadiran delegasi internasional perlu dimanfaatkan agar memberi dampak bagi daerah, terutama sektor pariwisata dan pelaku usaha lokal. Hal itu disampaikan Tri dalam rapat persiapan pelaksanaan pertukaran budaya lima negara oleh International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF) Indonesia di Ruang Rapat Asisten Ekobang Setdakab Lampung Selatan, Kamis (29/10/2026).

“Yang ingin kita capai dengan adanya delegasi ini adalah multiplier effect, atau dampak berkelanjutan yang bisa memberikan kontribusi bagi daerah. Jadi, kita perlu memikirkan bagaimana kegiatan yang mereka ikuti dapat memberikan nilai tambah bagi pariwisata Lampung Selatan,” ujar Tri.

1. Kenalkan destinasi wisata dan seni Budaya Lampung Selatan

Festival Layang-layang 2 atau Kalianda Kite Lampung Selatan Tahun 2023 di Pantai Kalianda Beach (Dok. Kominfo Lamsel)

Tri mengatakan, para delegasi direncanakan mengunjungi destinasi wisata sejarah dan menyaksikan pertunjukan seni tradisional Lampung Selatan. Lewat kegiatan ini, mereka bisa mengenal lebih dekat karakter dan kekayaan budaya daerah.

Ia berharap pengalaman selama berada di Lampung Selatan bisa menjadi cerita menarik yang dibawa para delegasi saat kembali ke negara masing-masing.

“Semua jadi memori, jadi cerita untuk di negaranya. Pengalaman tersebut diharapkan ikut memperluas pengenalan potensi wisata dan budaya Lampung Selatan di luar negeri," ujarnya.

2. Buka peluang promosi produk kerajinan dan UMKM

Ilustrasi Bisnis UMKM (pexels.com/Andre Moura)

Lebih lanjut Tri menyampaikan, selain destinasi wisata, produk kerajinan lokal juga menjadi bagian yang ingin diperkenalkan kepada delegasi internasional. Salah satu agenda dibahas adalah kunjungan ke sentra kerajinan agar para tamu bisa melihat langsung proses pembuatan hingga hasil karya perajin setempat.

Menurutnya, kegiatan ini memberi kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.

Tri menegaskan, perajin lokal perlu dilibatkan agar manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan penyelenggara dan delegasi, tetapi juga masyarakat yang menghasilkan produk unggulan daerah.

“Ini juga bagian dari keberpihakan pemerintah daerah kepada para perajin. Kita ingin mereka merasa dirangkul dan mendapatkan manfaat dari kehadiran delegasi, termasuk melalui pengenalan dan penjualan produk kerajinan mereka,” jelasnya.

3. Ada agenda tanam pohon dan bersih-bersih Pantai

ilustrasi tanam pohon (unsplash.com/Francesco Gallarotti)

Menurut Tri, rangkaian pertukaran budaya ini juga bakal diisi kegiatan peduli lingkungan. Agenda direncanakan meliputi penanaman sekitar 20 pohon di SMA Kebangsaan dengan melibatkan delegasi internasional serta aksi bersih-bersih pantai di kawasan Minang Rua.

Kegiatan tersebut melengkapi agenda pengenalan wisata dan budaya dengan mengajak para delegasi ikut menjaga lingkungan di Lampung Selatan.

"Adapun peserta pertukaran budaya terdiri dari 22 orang dari Korea Selatan, 30 orang dari Rusia, 20 orang dari Polandia, 28 orang dari Bulgaria, dan 15 orang dari Indonesia. Totalnya mencapai 115 delegasi, dengan dukungan sekitar 20 orang panitia CIOFF Indonesia," imbuhnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article