Bandar Lampung, IDN Times - Situasi keamanan di Timur Tengah yang memanas akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran turut berdampak pada kehidupan ribuan warga negara Indonesia (WNI) di Qatar. Penutupan ruang udara dan penghentian penerbangan membuat sebagian WNI tidak dapat bepergian, termasuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia.
Satu di antaranya Hani Shafa Fadillah, mahasiswi Program Studi Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya. Ia mengaku belum dapat kembali ke Indonesia untuk mengikuti perkuliahan karena kondisi keamanan di kawasan tersebut.
Melalui pesan yang dikirimkan kepada dosen, Hani menyampaikan permohonan izin untuk mengikuti perkuliahan secara daring atau mendapatkan tugas pengganti hingga situasi kembali normal.
“Assalamualaikum Pak, mohon maaf belum bisa mengikuti perkuliahan. Saya belum bisa pulang ke Indonesia karena situasi perang di Timur Tengah,” tulis Hani.
