Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kebakaran Gudang di Bandar Lampung, 15 Kambing Mati Terpanggang
Gudang yang terbakar di Bandar Lampung. (Damkar Bandar Lampung)
  • Kebakaran melanda gudang semi permanen yang juga menjadi kandang kambing di Way Laga, Sukabumi, Bandar Lampung, pada Kamis dini hari, 3 September 2026.
  • Sebanyak 15 kambing mati, sementara pakan ternak, kulit kopi, karung plastik, dan bangunan ikut terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp65 juta.
  • Damkarmat menerima laporan pukul 01.29 WIB dan memadamkan api pukul 04.22 WIB dengan delapan kendaraan serta 35 personel; penyebab diduga korsleting listrik dan masih diselidiki.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Kebakaran melanda gudang semi permanen yang juga digunakan sebagai kandang kambing di Jalan Wala Abadi, Gang Kapling RT 09, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Kamis (3/9/2026) dini hari.

Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 15 ekor kambing mati. Selain itu, pemilik gudang diperkirakan mengalami kerugian materi mencapai sekitar Rp65 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.29 WIB. "Proses pemadaman selesai pada pukul 04.22 WIB," ujar Anthoni, Kamis (3/9/2026).

1. 15 kambing mati dalam kebakaran

Kandang yang terbakar di Bandar Lampung. (Damkar Bandar Lampung)

Anthoni mengungkapkan, gudang berukuran sekitar 10 x 10 meter tersebut digunakan untuk menyimpan pakan ternak sekaligus sebagai kandang kambing.

"Saat kebakaran terjadi, sejumlah kambing berada di dalam bangunan. Sebanyak 15 ekor kambing dilaporkan mati akibat peristiwa tersebut," jelasnya.

Selain kambing, sejumlah barang di dalam gudang turut terbakar, di antaranya pakan ternak, kulit kopi, dan karung plastik.

2. Kerugian ditaksir Rp65 juta

ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)

Anthoni menyebut, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp65 juta.

"Nilai kerugian tersebut mencakup bangunan serta berbagai barang dan hewan ternak yang terdampak kebakaran," ujarnya.

3. Diduga korsleting listrik

ilustrasi korsleting listrik (vecteezy.com/wirot pathi)

Anthoni mengatakan, berdasarkan keterangan warga setempat bernama Subandi, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik pada colokan lampu di dalam gudang.

"Percikan api kemudian diduga mengenai material yang mudah terbakar sehingga api dengan cepat membesar," ungkapnya.

Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkarmat mengerahkan delapan unit kendaraan dan 35 personel dari sejumlah pos siaga serta Mako Tandean.

Petugas menghabiskan sekitar tujuh tangki air hingga api berhasil dipadamkan dan kondisi lokasi dinyatakan aman.

"Menurut keterangan warga setempat, penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik pada colokan lampu dalam gudang. Namun, penyelidikan lebih lanjut akan ditangani pihak yang berwajib," ucap Anthoni

Curated For You

Editorial Team

Related Article