Cuaca Perairan Lampung 19 Agustus 2026, Gelombang 3,4 Meter

- Selat Sunda Selatan Lampung menjadi area paling perlu diwaspadai, dengan gelombang diprakirakan 3,1 meter dan berpotensi mencapai 3,4 meter; Perairan Barat Lampung berpotensi hingga 3,1 meter.
- Teluk Lampung mengalami gelombang sedang, sekitar 1,9–2,1 meter dengan potensi maksimum 2,2 meter, sedangkan Perairan Timur Lampung dan Selat Sunda Utara relatif tenang.
- Nelayan, kapal kecil, dan pengguna transportasi laut diminta memantau informasi BMKG serta arahan otoritas pelabuhan; Pelabuhan Bakauheni diprakirakan cerah dengan gelombang tenang sekitar 0,3 meter.
Bandar Lampung, IDN Times - Prakiraan cuaca perairan Lampung, Rabu (19/8/2026), kondisi perairan tidak semuanya bergelombang tinggi. Namun, Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung menjadi wilayah yang paling perlu diwaspadai, dengan potensi gelombang mencapai 3,1 meter–3,4 meter.
Perairan Barat Lampung juga berisiko dengan potensi gelombang sekitar 3,1 meter. Sementara di Teluk Lampung relatif lebih aman, tetapi gelombang dapat mencapai sekitar 2,1 meter–2,2 meter.
Di Perairan timur Lampung relatif lebih tenang dengan gelombang sekitar 0,7 mwrwe–0,8 meter. Selat Sunda Utara juga relatif tenang, sekitar 0,8 meter. Begitu juga Pelabuhan Bakauheni diprakirakan relatif tenang dengan gelombang sekitar 0,3 meter.
Berikut IDN Times sajikan prakiraan cuaca perairan Lampung hari ini.
1. Gelombang 3,4 meter di Selat Sunda Selatan

Ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/George Desipris) Perhatian utama berada di Selat Sunda bagian selatan Lampung. BMKG mencatat gelombang sekitar 3,1 meter pada awal periode prakiraan dan terdapat potensi gelombang mencapai 3,4 meter. Angin bertiup dari timur laut sekitar 13 knot dengan hembusan 14 knot.
Kondisi serupa terjadi di Perairan Barat Lampung. Gelombang tercatat sekitar 2,8 meter, sementara BMKG memberikan potensi gelombang hingga 3,1 meter.
Sementara itu, kondisi relatif lebih tenang terdapat di Selat Sunda bagian utara, dengan gelombang sekitar 0,8 meter dan angin dari timur 4 knot.
Teluk Lampung juga perlu mendapat perhatian. Teluk Lampung bagian utara diprakirakan mengalami gelombang sekitar 1,9 meter, dengan potensi mencapai 2,1 meter. Sedangkan Teluk Lampung bagian selatan memiliki gelombang sekitar 2,1 meter, dengan potensi mencapai 2,2 meter. Keduanya masuk kategori gelombang sedang.
2. Imbauan bagi nelayan dan pengguna jasa penyeberangan

Ilustrasi kapal penyeberangan. (IDN Times/Muhammad Nasir) Adanya potensi gelombang tinggi hingga lebih dari 3 meter di sejumlah perairan, nelayan, kapal kecil, serta pengguna jasa transportasi laut perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi terbaru BMKG serta arahan otoritas pelabuhan.
Khusus untuk penyeberangan Bakauheni–Merak, kondisi di sekitar pelabuhan bisa berbeda dengan kondisi di laut lepas. Sebagai gambaran, prakiraan BMKG untuk Pelabuhan Bakauheni pada 19 Agustus menunjukkan cuaca cerah, angin timur laut 4 knot, dan gelombang sekitar 0,3 meter atau tenang.
Jadi, nelayan dengan kapal kecil dan masyarakat yang beraktivitas di laut sebaiknya paling waspada jika berada di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan. Untuk aktivitas penyeberangan Bakauheni–Merak, kondisi di sekitar pelabuhan pada prakiraan ini relatif tenang, tetapi kondisi laut dapat berubah sehingga informasi BMKG dan otoritas pelabuhan tetap perlu dipantau.
3. Kondisi perairan Lampung
Wilayah Perairan
Cuaca
Suhu
Kelembapan
Angin
Gelombang
Kategori
Perairan Barat Lampung
Berawan tebal
26°C
85%
Timur Laut 13 knot
2,8 m
Tinggi
Teluk Lampung Utara
Cerah berawan
26°C
86%
Utara 7 knot
1,9 m
Sedang
Teluk Lampung Selatan
Cerah berawan
26°C
83%
Utara 10 knot
2,1 m
Sedang
Perairan Timur Lampung Utara
Berawan
—
—
Timur 13 knot
0,7 m
Rendah
Perairan Timur Lampung Selatan
Berawan tebal
—
—
Timur 10 knot
0,8 m
Rendah
Selat Sunda Utara
Cerah berawan
27°C
86%
Timur 4 knot
0,8 m
Rendah
Selat Sunda Selatan Lampung
Berawan tebal
26°C
85%
Timur Laut 13 knot
3,1 m
Tinggi



















