Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Imbas Efisiensi Anggaran, Rektor Itera Pastikan UKT Tak Naik
Ilustrasi Pendidikan (IDN Times/Arief Rahmat)
  • Itera berkomitmen tidak menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa sebagai upaya aksesibilitas pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat.
  • Itera akan menyesuaikan kebijakan pengelolaan keuangan dengan anggaran yang tersedia untuk menjaga kualitas layanan pendidikan.
  • Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkena pemangkasan anggaran sebesar Rp 22,5 triliun dari total pagu anggaran 2025 Rp 57,6 triliun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times -Menanggapi kebijakan efisiensi anggaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi oleh pemerintah pusat, Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera), I Nyoman Pugeg Aryantha menegaskan, Itera akan semaksimal mungkin mengupayakan agar tidak ada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa.

Menurutnya, sebagai perguruan tinggi negeri yang berkomitmen terhadap aksesibilitas pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat, Itera memahami kekhawatiran terkait potensi kenaikan UKT akibat penyesuaian anggaran. "Namun, Itera berupaya semaksimal mungkin untuk tidak menaikkan UKT bagi mahasiswa,” ujar Rektor Itera, Rabu (19/2/2025).

Nyoman mengatakan, Itera akan menyesuaikan kebijakan pengelolaan keuangan dengan anggaran yang tersedia. Itu agar kegiatan akademik tetap dapat berjalan dengan baik tanpa membebani mahasiswa.

1. Itera berkomitmen menjaga kualitas dan aksesibilitas pendidikan tinggi

ilustrasi lulus kuliah. (IDN Times/Mardya Shakti)

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Itera, Arif Rohman, menyebut, menghadapi tantangan ini, Itera akan terus berinovasi dalam pengelolaan sumber daya serta menjajaki berbagai peluang kerja sama untuk memastikan keberlanjutan layanan pendidikan yang berkualitas.

“Kami berharap dengan langkah-langkah ini, Itera tetap dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi generasi muda Indonesia," ujarnya.

Arif meyakini, pendidikan adalah investasi masa depan bangsa, dan Itera akan terus berkomitmen untuk menjaga aksesibilitas serta kualitas pendidikan tinggi bagi seluruh mahasiswa.

2. Anggaran Kemendiktisaintek terpangkas Rp22,5 triliun 2025

ilustrasi IHSG (IDN Times/Aditya Pratama)

Diketahui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terkena pemangkasan anggaran sebesar Rp22,5 triliun dari total pagu anggaran 2025 Rp 57,6 triliun.

Pemangkasan tersebut berdasarkan instruksi Presiden Prabowo Subianto melakukan pemangkasan anggaran melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025. 

3. Menteri Keuangan tegaskan larangan kenaikan UKT di tengah pemangkasan anggaran

ilustrasi grafik naik (IDN Times/Arief Rahmat)

Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tegas melarang perguruan tinggi untuk menaikkan UKT. Ia menegaskan, biaya pendidikan bukanlah salah satu pos yang dapat terkena kebijakan efisiensi anggaran.

Menurutnya, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) memang termasuk sasaran yang dipangkas anggarannya. Namun, secara lebih detail, pemangkasan tersebut hanya dilakukan terhadap belanja perjalanan dinas, seminar, alat tulis kantor (ATK), serta kegiatan-kegiatan seremonial. 

Editorial Team

Related Article