Bandar Lampung, IDN Times - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung menyebut partikel abu vulkanik yang terhirup dapat memicu gangguan kesehatan, mulai dari batuk dan sesak napas hingga masalah yang lebih serius pada saluran pernapasan.
Ketua IDI Lampung, dr Josi Harnos, mengatakan saluran pernapasan secara alami akan memberikan respons ketika terpapar benda asing, termasuk partikel abu vulkanik.
Respons tersebut dapat berupa peradangan, peningkatan produksi lendir, hingga penyempitan saluran napas. Kondisi ini kemudian dapat memicu batuk maupun sesak napas.
"Batuk pasti, pasti sesak napas, karena itu bentuk self-defense-nya saluran napas," katanya, Senin (7/9/2026).
