Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hanyut Puluhan Kilometer, Pemancing di Tanggamus Ditemukan Meninggal
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban Sugiyo. (Dok. Basarnas Lampung).

  • Seorang pemancing bernama Sugiyo (55) ditemukan meninggal setelah tiga hari hilang terseret arus Sungai Way Semuong di Tanggamus, Lampung.
  • Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI/Polri, dan warga menghadapi cuaca buruk serta medan sulit selama pencarian sebelum menemukan korban sejauh 34 kilometer dari lokasi awal.
  • Jenazah Sugiyo dievakuasi ke RSUD Batin Mangunang untuk penanganan lanjutan, sementara pihak SAR mengimbau masyarakat lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tanggamus, IDN Times - Tim SAR gabungan menemukan Sugiyo (55), warga Pekon Simpang Bayur, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian intensif.

Dantim Rescuer Pos SAR Tanggamus, Nico Saputra mengatakan Sugiyo sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus Sungai Way Semuong saat memancing.

"Benar, korban Sugiyo diketahui pergi memancing pada Senin kemarin sekitar pukul 15.00 WIB. Namun hingga keesokan harinya, ia tak kunjung pulang ke rumah. Pihak keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut ke aparat setempat," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).

1. Pencarian dilakukan sejak hari pertama laporan

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban Sugiyo. (Dok. Basarnas Lampung).

Nico melanjutkan, personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung lakukan pencarian, setelah terdapat laporan kehilangan oada Selasa (14/4/2026), " Langsung mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Tanggamus ke lokasi kejadian," terang Nico.

Tim SAR gabungan terdiri Basarnas, TNI/Polri, aparat pemerintah daerah, serta masyarakat menyisir darat dan air dengan membagi tim menjadi beberapa tim.

2. Cuaca buruk dan medan jadi kendala

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban Sugiyo. (Dok. Basarnas Lampung).

Proses pencarian disebutnya tidak berjalan mudah. Tim SAR menghadapi sejumlah kendala, mulai hujan yang menyebabkan debit air sungai meningkat, keterbatasan jaringan komunikasi, hingga medan yang sulit dijangkau.

Memasuki hari kedua pencarian, Sugiyo belum berhasil ditemukan. Pencarian akhirnya membuahkan hasil saat hari ketiga, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

"Tim SAR menerima laporan dari warga terkait penemuan jasad di sekitar Dermaga Batu Balai, Kecamatan Limau. Kami kemudian bergerak cepat dan mengevakuasi korban pada pukul 09.17 WIB. Sugiyo ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 34 kilometer dari titik awal kejadian," terang Nico.

3. Jenazah sempat dievakuasi ke rumah sakit

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban Sugiyo. (Dok. Basarnas Lampung).

Pascaevakuasi, jenazah Sugiyo dibawa ke RSUD Batin Mangunang untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke keluarga.

"Kami terus mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat cuaca tidak menentu yang berpotensi meningkatkan debit air secara tiba-tiba," pungkas Nico.

Editorial Team