Bandar Lampung, IDN Times - Belum lama ini jagat maya dihebohkan pro kontra penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK). Hal itu terjadi setelah terbongkarnya salah satu selebgram terkenal dengan gaya hidup hedon menjadi penerima KIPK di kampus Universitas Diponegoro (Undip).
Warganet lantas merujaknya hingga akhirnya selebgram tersebut mengundurkan diri sebagai penerima KIPK. Warganet bergerilya kembali ke kampus lainnya untuk menguliti mahasiswa penerima KIPK lain. Hasilnya, beberapa nama selebgram atau tiktokers pun ikut terseret.
Kemendikbudristek pun mempertanyakan kepada kampus sebagai garda depan penyeleksi sekaligus kontrol para peserta penerima KIPK lanjut atau dihentikan. Kemendikbudristek juga meminta kesadaran kepada penerima agar mundur jika memang kondisi ekonominya sudah membaik.
Pasalnya, di sisi lain ternyata masih banyak mahasiswa dari keluarga menengah ke bawah dan membutuhkan beasiswa kuliah malah tidak mendapatkan KIPK. Seperti yang terjadi pada Andriyani Putri, Mahasiswi Teknik Industri Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Andriyani mengatakan, pada tahun pertama kuliah tidak mendapatkan KIPK karena kesalahan dirinya sendiri yakni tidak mengetahui teknis pendaftaran dari KIPK. Hingga akhirnya dia dibantu untuk mendaftar namun kuota sudah habis.
“Jadi saya pas tahun pertama ngiranya mau daftar KIPK itu harus punya kartu KIPKnya. Ternyata gak. Jadi pas mau daftar kuota sudah penuh. Tahun ini saya daftar KIPK, tapi belum tahu dapat atau gak karena belum ada pengumuman,” katanya pada IDN Times, Jumat (10/5/2024).
