Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gandeng Apsifor, Polisi Dalami Motif Pelaku Penembakan Kantor MUI
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga dan tim penyidik usai memeriksa keluarga Mustopa di Polda Lampung, Rabu (3/5/2023). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Bandar Lampung, IDN Times - Polisi menggandeng tim Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor) untuk mendalami dan melaksanakan autopsi terhadap pelaku penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat di Jakarta.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan, upaya tersebut juga guna menelusuri kepribadian dan motif dari pelaku penembakan bernama Mustopa warga Desa Sukajaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran tersebut.

"Hasil masih kami lakukan pendalaman, karena pemeriksaan dilakukan harus komprehensif dan melibatkan banyak tim. serta ada beberapa dokumen yang akan didalami," ujarnya saat konferensi pers di Polda Lampung, Rabu (3/5/2023).

1. Polisi geledah rumah Mustopa, amankan sejumlah dokumen

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga dan tim penyidik bersama tim Apsifor usai memeriksa keluarga Mustopa di Polda Lampung, Rabu (3/5/2023). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Lebih lanjut Panji menginformasikan, tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya didampingi penyidik Ditreskrimum Polda Lampung telah melaksanakan penggeledahan di rumah Mustopa berada di Kabupaten Pesawaran.

Hasilnya, polisi menemukan dan mengamankan beberapa dokumen, kini masih didalami dan diteliti tim penyidik maupun tim Apsifor.

"Ada tulisan-tulisan yang ditulis langsung oleh pelaku, dan itu masih kita dalami dan disesuaikan dengan dokumen yang kami temukan di tas pelaku di TKP," ungkap kasubdit.

2. Keluarga hingga tetangga rumah diperiksa di Polda Lampung

Proses pemeriksaan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga dan tim penyidik bersama tim Apsifor usai memeriksa keluarga Mustopa di Polda Lampung, Rabu (3/5/2023). (IDN Times/Istimewa).

Disinggung lebih jauh ihwal kondisi kejiwaan pelaku disebut sempat mengalami gangguan, Panjiyoga mengungkapkan, hal tersebut juga masih perlu dipastikan dan dialami oleh tim kepolisian hingga Apsifor.

"Sama, psikologi forensik juga masih mendalami, harap bersabar, akan kami sampaikan dengan kolaborasi berbagai profesi," imbuh dia.

Selain itu, polisi turut menginformasikan terkait pemeriksaan dan pemanggilan terhadap keluarga dan warga di lingkungan tempat tinggal pelaku. "Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap keluarga pelaku, kerabat, dan para tetangga," sambung Panjiyoga.

3. Pemeriksaan berlangsung 5 jam

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga dan tim penyidik bersama tim Apsifor usai memeriksa keluarga Mustopa di Polda Lampung, Rabu (3/5/2023). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Berdasarkan pantauan dan informasi diperoleh IDN Times, pemeriksaan dimaksud terhadap keluarga hingga warga tempat tinggal Mustopa tersebut meliput istri dan anak bungsu pelaku Mustopa. Termasuk sejumlah tetangga rumah di Desa Sukajaya.

Pemeriksaan diketahui berlangsung di Gedung Dittahti Polda Lampung mulai sekitar pukul 13.00 - 16.00 WIB.

Editorial Team

Related Article