Gunung Anak Krakatau erupsi (magma.esdm.go.id)
Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 6 September 2026 pukul 00.00-06.00 WIB, tercatat satu kali gempa letusan dengan amplitudo maksimum 46 milimeter dan durasi 30 detik.
Selain itu, tercatat dua kali gempa hembusan, 14 kali gempa low frequency, sembilan kali gempa hybrid/fase banyak, dan satu kali gempa vulkanik dangkal. Tremor menerus juga masih terekam dengan amplitudo 8-45 milimeter, dominan 15 milimeter. Laporan PVMBG menyebut erupsi menerus berhenti pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB.
Namun, aktivitas vulkanik masih berlanjut. Pada pukul 07.10 WIB, Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi yang terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 50 milimeter dan durasi sekitar 16 detik. Tinggi kolom abu tidak teramati.
Hingga saat ini Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III (Siaga). PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau maupun melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.