Bandar Lampung, IDN Times - Mantan Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani merasa dikhianati sekaligus dikorbankan atas perbuatan anak buahnya hingga terjerembab pada kasus suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila jalur Mandiri 2022.
Sosok anak buah dimaksud ialah Helmy Fitriawan merupakan Dekan Fakultas Teknik Unila dan Ketua PMB 2022 Unila. Karomani menilai Helmy telah sengaja memasukkan dan meluluskan nama sejumlah mahasiswa titipan di bawah passing grade '550' telah ditentukan sang rektor.
"Itulah ulah saudara Helmy Fitriawan yang membawa titipan tanpa sepengetahuan saya, bahkan fakta persidangan membuktikan yang bersangkutan menerima uang dari para penitipan tersebut. Saya mohon Yang Mulia tidak mengabaikan fakta ini, bahwa selama ini saya dikhianati oleh staf saya sendiri," ujarnya saat membacakan Replik di PN Tipikor Tanjungkarang, Selasa (9/5/2023).
