Bandar Lampung, IDN Times - DPRD Provinsi Lampung menyerap dan menerima tuntutan massa aksi mahasiswa gabungan di depan kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Senin (17/2/2025).
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, M Syukron Muchtar mengatakan, pihaknya telah bersepakat bakal mengawal instruksi presiden terkait efisiensi anggaran ini, termasuk mewanti-wanti imbas efisiensi di dunia pendidikan.
"DPRD bersepakat jangan sampai efisiensi ini berimbas pada hak masyarakat, salah satunya pendidikan mulai dari biaya UKT hingga KIP harus tetap dirasakan masyarakat," ujarnya saat menemui perwakilan mahasiswa.
