Diterjang Angin Kencang Puluhan Atap Rumah Warga Balam Roboh

- Angin kencang dan hujan deras di Bandar Lampung membuat puluhan atap rumah roboh
- Pohon tumbang menimpa kabel dan atap baja ringan beterbangan, warga bergotong royong membersihkan pohon yang tumbang
- Tidak ada laporan korban jiwa, BPBD Bandar Lampung masih mengevakuasi sejumlah pohon tumbang dan mendata wilayah terdampak
Bandar Lampung, IDN Times - Angin kencang dan hujan deras melanda Bandar Lampung membuat puluhan atap rumah warga di Jalan Purnawirawan, Swadaya 4, Gunung Terang, Langkapura, Bandar Lampung roboh, Selasa (4/2/2025).
Selain atap rumah yang rubuh, angin kencang juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang menimpa kabel. Terlihat juga atap baja ringan rumah warga beterbangan akibat terbawa angin kencang. Puing-puing genteng juga terlihat berserakan di jalan.
1. Warga bergotong royong

Pantauan IDN Times di lokasi, pascakejadian angin kencang tampak warga bergotong royong membersihkan pohon yang tumbang menutup jalan. BPBD Kota Bandar Lampung dan aparat terkait telah berada di lokasi untuk membantu mengevakuasi.
Agus, warga setempat mengatakan, angin kencang mengakibatkan atap rumahnya lepas dan terbang sejauh 10 meter.
"Anginnya kencang, warga di sini terdampak semua. Di sana juga ada atap yang lepas, saat kejadian saya langsung menyelamatkan diri, karena angin itu kencang sekali," katanya.
2. Banyak terbawa angin

Hal senada disampaikan warga lainnya bernama Romani. Ia mengatakan, saat kejadian, sedang berjualan mie ayam. Ia melihat etelase jualannya terbang.
"Saya lagi duduk jualan mie ayam, tau tau angin kencang, etelase langsung terbang, saya langsung lari," ungkapnya.
Imbas kejadian tersebut, genteng rumahnya rusak parah akibat tertimpa baja ringan milik orang lain. "Genteng itu parah rusaknya, ketimpa baja ringan punya orang lain, ada gempa juga itu karena kamar mandi itu juga geter," tuturnya.
3. BPBD belum tahu jumlah pasti

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bandar Lampung Wakhidi menyampaikan, belum mengetahui persis jumlah pohon tumbang serta atap bangunan yang roboh.
Dia menambahkan tak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut, kini pihaknya masih berupaya mengevakuasi sejumlah pohon tumbang dan mendata wilayah mana saja yang terdampak.
"Kalau laporan belum ada, sementara ini pohon tumbang dan atap bangunan warga yang kita terima aduannya. Jika sudah ada data pasti akan kami sampaikan mohon waktu," katanya.



















