Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Disdik Bandar Lampung Bakal Imbau Sekolah Larang Siswa Bawa Lato-lato

Disdik Bandar Lampung Bakal Imbau Sekolah Larang Siswa Bawa Lato-lato
ilustrasi lato-lato (instagram.com/pernakperniksalwa)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Meski belum ada surat edaran secara resmi, Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung akan mengimbau sekolah-sekolah untuk meminta siswanya tidak membawa mainan viral lato-lato.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Pendidikan Bandar Lampung, Mulyadi Syukri. Hal itu merujuk atas dasar kemungkinan permainan tersebut dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Yang secara resmi memang belum ada. Tapi nanti saat rapat dengan kepala sekolah saya akan imbau sekolah untuk melarang siswa membawa lato-lato,” katanya, Rabu (4/1/2023).

1. Meski belum ada laporan, larangan ini tetap akan disampaikan

Anak-anak memainkan lato-lato. (Instagram/hebat.bintars)
Anak-anak memainkan lato-lato. (Instagram/hebat.bintars)

Meski demikian, Mulyadi mengaku hingga saat ini belum ada laporan atau aduan terkaitnya masalah dari permainan lato-lato di Bandar Lampung.

“Kalau aduan atau laporan dari pihak sekolah atau guru gitu memang belum ada soal lato-lato ini. Saya lihat juga sepertinya di kabupaten lain memang lebih ramai ya ketimbang di Bandar Lampung,” inbuhnya.

Namun Mulyadi mengatakan, jika memang ada sekolah yang saat ini menerapkan kebijakan larangan untuk membawa lato-lato ke sekolah itu baru kebijakan dari sekolah masing-masing saja.

2. Disdik minta orang tua perhatikan bawaan sekolah anaknya

Lato-lato. (Instagram/ampg.tebingtinggi)
Lato-lato. (Instagram/ampg.tebingtinggi)

Selain itu ia juga mengimbau kepada orang tua agar selalu memperhatikan bawaan anaknya ke sekolah. Misalnya membawa peralatan sekolah saja tanpa membawa mainan yang tidak diperlukan.

“Walau gak ada laporan, takutnya semakin meresahkan. Jadi besok mau saya imbau dulu secara lisan ke kepala sekolah. Minta juga orang tua untuk memperhatikan bawaan anaknya. Tidak perlu bawa lato-lato,” katanya.

3. Salah satu sekolah di Bandar Lampung sudah melakukan larangan

Ilustrasi siswa SD, Siswa MIN 6 Bandar Lampung . (IDN Times/Rohmah Mustaurida).
Ilustrasi siswa SD, Siswa MIN 6 Bandar Lampung . (IDN Times/Rohmah Mustaurida).

Ningsih, salah satu pengajar di SDN 1 Golak-Galik Bandar Lampung mengatakan sekolahnya saat ini telah melarang siswanya untuk membawa mainan yang pernah hits tahun 1960-70an itu.

“Kami sudah sampaikan larangan anak-anak membawa lato-lato ke sekolah, karena permainan lato-lato itu tidak diperlukan di sekolah,” katanya.

Menurut pihak sekolah, meski permainan lato-lato dapat melatih motorik anak namun sebaiknya tidak dilakukan di sekolah. Selain itu permainan tersebut dapat membahayakan siswa.

“Apalagi kalau mainnya di kelas. Ruang kelas kan ruang lingkupnya kecil, jadi takutnya kalau bermain lato-lato terus lepas bisa mengenai temannya,” tambahnya.

4. Lato-lato akan disita jika tetap di bawa ke sekolah

potret seorang anak yang main lato-lato (instagram.com/hendrasetioko)
potret seorang anak yang main lato-lato (instagram.com/hendrasetioko)

Ningsih mengatakan jika masih ada siswa membawa lato-lato ke sekolah, maka pihak sekolah akan menyitanya sementara. Sampai begitu anaknya berjanji tak membawa lagi.

“Anak-anak itu kan istirahatnya tidak bareng. Ketika kita lagi belajar ada anak-anak yang sedang istirahat jadi itu sangat mengganggu kawan lainnya yang sedang belajar. Jadi sudah mengganggu berbahaya, jadi sebaiknya jangan di bawa,” katanya.

Tapi sampai saat ini pihak sekolah memang masih belum mengimbau ke orang tua terkait hal ini dan hanya sebatas kepada siswa saja. Meski demikian jika nanti ada surat edaran resmi akan memperkuat larangan ini.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rohmah Mustaurida
Martin Tobing
Rohmah Mustaurida
EditorRohmah Mustaurida

Latest News Lampung

See More

Dikepung Gajah Liar, Buruh Tani di Lampung Barat Tewas Masuk Jurang

27 Jun 2026, 19:02 WIBNews