Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Demo di Kantor KPU Pesawaran Ricuh, Massa dan Aparat Saling Dorong
Aksi demontrasi massa AMPP di kantor KPU Kabupaten Pesawaran. (IDN Times/Istimewa).
  • Ribuan massa AMPP demonstrasi di kantor KPU Pesawaran.
  • Demonstrasi menuntut pelaksanaan PSU Pilkada sesuai amar putusan MK.
  • Massa desak KPU pastikan tahapan pendaftaran calon dilakukan sesuai perundang-undangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pesawaran, IDN Times - Ribuan massa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Penyelamat Pesawaran (AMPP) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran, Senin (17/3/2025).

Berdasarkan rekaman video dan foto diterima IDN Times, massa sempat bersitegang dengan aparat kepolisian berjaga dan mengawal aksi demo di kantor KPU setempat. Salah satu potongan video memperlihatkan mobil komando massa berusaha menerobos barisan barikade kepolisian

Dalam video amatir lainnya, demonstran turut terekam berusaha mendorong dan memukuli hingga menendang tameng huru hara aparat kepolisian di barisan depan.

1. Massa bawa spanduk narasi menohok

Aksi demontrasi massa AMPP di kantor KPU Kabupaten Pesawaran. (IDN Times/Istimewa).

Bukan hanya diwarnai aksi kericuhan, aksi demontrasi massa juga turut membawa dan membentangkan spanduk bernarasikan kalimat menohok ihwal pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Pesawaran pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi Cabup Aries Sandi Dharma Putra.

"Supriyanto Boneka Politik," tulis spanduk diikatkan pada boneka jerami.

"UNTUK APA PSU ADA JIKA HANYA ADA CALON BONEKA POLITIK. UANG RAKYAT HABIS SIA-SIA," tulis spanduk membentang lainnya.

"Ubur-ubur Ikan Lele, KPU Harus Transparan Le," bunyi salah satu spanduk lain.

2. Kedatangan massa kawal pelaksanaan PSU Pesawaran

Aksi demontrasi massa AMPP di kantor KPU Kabupaten Pesawaran. (IDN Times/Istimewa).

Koordinator Aksi, Mualim menegaskan, kedatangan massa gabungan AMPP ke kantor KPU Kabupaten Pesawaran guna mengawal keputusan penyelenggara pemilihan umum setempat dalam pelaksanaan proses PSU Pilkada di Pesawaran. Sehingga penyelenggaraan PSU di Kabupaten Pesawaran benar-benar berjalan sesuai dengan amar putusan MK.

“Kami akan mengawali keputusan ini sampai benar-benar dijalankan sesuai amar putusan MK, jangan sampai demokrasi di Pesawaran tercoreng oleh kepentingan segelintir elite politik,” ucap salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran tersebut.

3. Ketegangan massa dan aparat mereda usai terjadi dialog dengan KPU Pesawaran

Aksi demontrasi massa AMPP di kantor KPU Kabupaten Pesawaran. (IDN Times/Istimewa).

Mualim melanjutkan, massa AMPP turut mendesak KPU Pesawaran memastikan pelaksanaan tahapan pendaftaran calon kepala daerah pengganti PSU Pesawaran dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan berlaku.

Termasuk memberikan waktu 7 hari kepada partai politik pengusung, untuk menentukan pasangan calon yang akan diusung dalam PSU, serta memastikan pencalonan kembali dilakukan oleh tiga partai pengusung, Demokrat, PPP, dan Golkar atau bukan hanya satu atau dua partai.

"Batalkan tahapan pendaftaran calon yang telah dilakukan dan mengulang proses pendaftaran sesuai dengan ketentuan dalam putusan MK,"

Pascaterjadi keterangan antara massa dan aparat, situasi tersebut akhirnya mereda setelah KPU Pesawaran menerima perwakilan massa untuk melakukan dialog dan diskusi di kantor setempat.

Editorial Team

Related Article