Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi Perairan Lampung 4 Oktober 2026, Gelombang Tinggi 2,6 Meter

Bandar Lampung
2 min read
Kondisi Perairan Lampung 4 Oktober 2026, Gelombang Tinggi 2,6 Meter
Ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/George Desipris)
  • BMKG memprakirakan gelombang sedang hingga tinggi di perairan Lampung pada 4 Oktober 2026, dengan angin dominan dari timur hingga selatan mencapai 20 knot.
  • Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan diperkirakan mengalami gelombang sekitar 2,4 meter; pelayaran, penyeberangan, nelayan, dan kapal kecil diminta memperhatikan cuaca.
  • Samudra Hindia barat Lampung mencatat gelombang tertinggi, mencapai 2,5 meter dini hari dan 2,6 meter pagi hari; masyarakat pesisir disarankan memantau pembaruan BMKG.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung, Minggu (4/10/2026) perlu mendapat perhatian. Itu karena, BMKG memprakirakan gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah wilayah.

Gelombang di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung berada sekitar 2,4 meter. Sementara Samudra Hindia barat Lampung mencapai 2,5–2,6 meter dan masuk kategori tinggi.

Angin dominan dari timur hingga selatan dengan kecepatan yang dapat mencapai 20 knot di beberapa wilayah. Angin umumnya bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan sekitar 2–20 knot.

Kondisi angin lebih kencang di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung. Nelayan, kapal kecil, dan masyarakat yang beraktivitas di laut disarankan mengecek pembaruan BMKG sebelum melaut, terutama di wilayah pesisir barat dan selatan Lampung.

Berikut IDN Times sajikan prakiraan kondisi perairan Lampung hari ini.

  1. 1. Perairan Barat Lampung

    ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)
    ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)

    Perairan Barat Lampung menjadi salah satu wilayah yang perlu diwaspadai. Data BMKG menunjukkan gelombang berada sekitar 2,4 meter dan dapat mencapai 2,5 meter, masuk kategori sedang hingga tinggi. Angin bertiup dari tenggara dan dapat disertai hembusan yang lebih kuat.

    Kondisi ini perlu diperhatikan oleh nelayan, kapal kecil, serta masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar pesisir barat Lampung.

  2. 2. Selat Sunda Selatan Lampung

    Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)
    Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)

    Di Selat Sunda bagian selatan Lampung, BMKG memprakirakan gelombang sekitar 2,4 meter pada 4 Oktober. Cuaca diprakirakan hujan ringan, dengan angin sekitar 8 knot dari timur hingga tenggara. Arus bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 1,2 knot.

    Kondisi gelombang tersebut masuk kategori sedang, sehingga aktivitas pelayaran dan penyeberangan tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca.

  3. 3. Samudra Hindia Barat Lampung

    ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)
    ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)

    Wilayah yang paling menonjol adalah Samudra Hindia barat Lampung. BMKG memprakirakan gelombang mencapai 2,5 meter pada dini hari dan meningkat sekitar 2,6 meter pada pagi hari, yang masuk kategori tinggi.

    Angin berasal dari tenggara dengan kecepatan sekitar 8–9 knot, sementara arus bergerak ke barat daya sekitar 1,2 knot.

    4. Data kondisi perairan Lampung

    Wilayah Perairan

    Cuaca

    Tinggi Gelombang

    Angin

    Arus

    Perairan Barat Lampung

    Berawan–hujan ringan

    2,4–2,5 meter

    Tenggara–timur, hingga sekitar 12–20 knot

    Ke selatan

    Selat Sunda Selatan Lampung

    Hujan ringan–berawan

    2,4 meter

    Timur–tenggara, sekitar 8 knot

    Ke barat

    Samudra Hindia Barat Lampung

    Berawan tebal–udara kabur

    2,5–2,6 meter

    Tenggara, sekitar 8–9 knot

    Ke barat daya

    Perairan Timur Lampung

    Berawan–cerah berawan, hujan lokal

    Umumnya lebih rendah

    Timur–selatan

    Bervariasi

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More