Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Baru Sehari, Honda CRF Karyawan Toko Donat di Bandar Lampung Dicuri

Bandar Lampung
3 min read
Baru Sehari, Honda CRF Karyawan Toko Donat di Bandar Lampung Dicuri
Aksi curanmor di toko donat Bandar Lampung. (istimewa)
  • Honda CRF 150 milik Bisma, karyawan toko donat di Bandar Lampung, dicuri pada 2 Oktober 2026 malam, sehari setelah dibeli dari showroom motor bekas.

  • Rekaman CCTV menunjukkan pencurian diduga dilakukan lebih dari satu orang. Pelaku membawa motor kabur setelah seorang pedagang siomay yang mencoba menghadang diduga ditodong senjata api.

  • Kerugian pencurian mencapai Rp29,1 juta. Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi dan CCTV, serta masih menangani kasus tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times – Belum sempat menikmati sepeda motor barunya lebih lama, Bisma (23) harus kehilangan Honda CRF 150 miliknya yang belum genap berusia dua hari ia beli.

Motor tersebut baru dibeli sehari sebelum akhirnya dicuri saat diparkir di depan Toko Humble Donut, Jalan Teuku Cik Ditiro, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung.

Motor itu dibeli Bisma dari sebuah showroom motor bekas pada Kamis (1/10/2026). Namun, pada Jumat (2/10/2026) malam sekitar pukul 19.32 WIB, kendaraan tersebut sudah raib dibawa pelaku.

“Baru beli di showroom motor bekas tanggal 1. Hilangnya tanggal 2,” kata Bisma, Minggu (4/10/2026).

  1. 1. Baru sehari dimiliki, motor langsung raib

    ilustrasi pencurian motor (freepik.com/Freepik)
    ilustrasi pencurian motor (freepik.com/Freepik)

    Ketika pencurian berlangsung, Bisma sedang bekerja di dalam toko. Honda CRF 150 tahun 2024 berwarna hitam itu diparkir di luar dengan posisi setang terkunci.

    "Saya baru menyadari motor saya tidak ada di tempat setelah mengecek area parkir. Saya langsung lihat rekaman CCTV untuk mengetahui apa yang terjadi," jelasnya.

    Dari rekaman tersebut, aksi pencurian terlihat dilakukan oleh lebih dari satu orang. Salah seorang pelaku membawa kabur Honda CRF milik Bisma, sementara pelaku lain diduga ikut membantu.

  2. 2. Pelaku diduga todongkan senjata api

    Ilustrasi curanmor bersenpi. (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi curanmor bersenpi. (IDN Times/Aditya Pratama)

    Bisma sebenarnya sempat berusaha mengejar pelaku setelah mengetahui motornya dibawa kabur. Namun, situasi berubah ketika seorang pedagang siomay di sekitar lokasi mencoba menghadang.

    Menurut Bisma, orang tersebut justru diduga ditodong menggunakan senjata api oleh pelaku. “Ada tukang siomay di depan toko yang sudah mau menghalangi, tetapi dia ditodong. Dia juga bisa dijadikan saksi,” ujarnya.

    Pelaku yang mengendarai Honda CRF kemudian melarikan diri dengan kecepatan tinggi. Motor tersebut dibawa ke arah persimpangan yang mengarah ke kawasan Palang Besi dan Kalpataru.

    “Yang membawa motor itu juga mengebut. Sudah tidak terkejar lagi,” ucap Bisma.

  3. 3. Kerugian Rp29,1 juta

    ilustrasi uang
    ilustrasi uang (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

    Motor yang baru sehari menjadi milik Bisma tersebut memiliki nomor polisi BE 2725 AAZ. Berdasarkan laporan di Polsek Kemiling, nilai kerugiannya mencapai Rp29,1 juta.

    Bagi Bisma, kehilangan tersebut terasa berat karena motor baru saja dibeli dan belum lama digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

    Ia berharap polisi dapat segera menemukan Honda CRF miliknya dan menangkap pelaku pencurian.

    “Ya, penginnya motornya balik. Saya berharap pihak kepolisian cepat menangani kasus ini,” ujarnya.

    Bisma juga memperoleh informasi adanya kehilangan sepeda motor lain di sekitar lokasi. Namun, informasi tersebut masih perlu dipastikan lebih lanjut oleh kepolisian.

  4. 4. Polisi periksa CCTV

    IMG_20261004_122907.jpg
    Aksi curanmor di toko donat Bandar Lampung. (istimewa)

    Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani membenarkan laporan pencurian Honda CRF tersebut.

    Polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta memeriksa rekaman CCTV.

    “Anggota sudah ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi di lokasi, dan memeriksa CCTV. Saat ini kasus masih ditangani. Semoga segera terungkap,” kata Regan

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More