Refly mengatakan, mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Federasi Rusia untuk jenjang S2 jurusan Ilmu Politik di Kazan Federal University Rusia 2018 lalu. Beasiswa itu berupa program perkuliahan full menggunakan bahasa Rusia dan ia berhasil lulus Juni 2021 dengan IPK 4.75 atau setara dengan 3.75 di Indonesia.
Uniknya, sebelum lulus S2, Refly sudah mendapatkan posisi waiting list (daftar tunggu) untuk jenjang S3 di Rusia. Itu lantaran, sebelum lulus dari Rusia pada semester akhir ia iseng-iseng mendaftar beasiswa S3 Türkiye Bursları (YTB) Turki dan beasiswa Chinese Government Scholarship (CGS) dari pemerintah China.
Kala itu imbuh Refly, iseng mendaftar program S3. Fokus utamanya saat itu ingin melanjutkan S3 di Rusia.
"Akan tetapi saya justru mendapatkan beasiswa Turki dan China ketika saya sudah selesai studi dari Rusia. Di Rusia sendiri saya mendapatkan waiting list S3 dan saya pikir tidak ada salahnya mencoba untuk studi di Turki atau di China untuk mendapatkan pengalaman baru,” terangnya dilansir dari ubl.ac.id, Sabtu (26/2/2022).