Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
  • Polda Lampung menetapkan ribuan titik prioritas pengamanan Idul Fitri 2026, termasuk pelabuhan, bandara, terminal, objek wisata, dan masjid dengan dukungan 93 pos pengamanan di jalur mudik.
  • Kapolda Lampung menyebut operasi pengamanan Lebaran sebagai operasi kemanusiaan nasional yang menekankan sinergi lintas sektoral untuk menjaga keamanan, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan masyarakat.
  • Rakor membahas mitigasi bencana dan kecelakaan laut di Selat Sunda serta penerapan rekayasa lalu lintas dan buffer zone guna mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
9 Maret 2026

Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Gedung Serba Guna Polda Lampung. Dalam rakor ini disampaikan rencana pengamanan Idul Fitri 2026 dengan pendirian 93 pos pengamanan di berbagai titik strategis.

13–17 Maret 2026

Puncak arus mudik Lebaran di Lampung diprediksi terjadi pada periode ini. Polda Lampung menyiapkan pengamanan intensif di Pelabuhan Bakauheni dan pelabuhan alternatif untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

24–28 Maret 2026

Puncak arus balik Lebaran diperkirakan berlangsung pada rentang waktu ini. Skema rekayasa lalu lintas dan pemanfaatan buffer zone diterapkan untuk mengurai kepadatan menuju Pelabuhan Bakauheni.

kini

Polda Lampung bersama instansi terkait terus memperkuat koordinasi dan kesiapan operasional guna memastikan pengamanan Idul Fitri 1447 H berjalan aman, lancar, dan kondusif di seluruh wilayah provinsi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Polda Lampung menetapkan ribuan titik prioritas pengamanan Idul Fitri 2026, termasuk pelabuhan, bandara, stasiun, terminal, objek wisata, masjid, dan lokasi salat Idul Fitri di seluruh wilayah provinsi.
  • Who?
    Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf bersama jajaran Polda Lampung serta instansi lintas sektoral yang terlibat dalam operasi pengamanan Lebaran 2026.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Provinsi Lampung dengan fokus utama di Pelabuhan Bakauheni dan titik strategis jalur mudik; rapat koordinasi digelar di Gedung Serba Guna Polda Lampung.
  • When?
    Rapat koordinasi dilaksanakan pada Senin, 9 Maret 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi 13–17 Maret dan arus balik 24–28 Maret 2026.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kelancaran lalu lintas, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama perayaan Idul Fitri dan masa arus mudik-balik di wilayah Lampung.
  • How?
    Polda mendirikan 93 pos pengamanan dan pelayanan, menyiapkan pelabuhan alternatif, menerapkan rekayasa lalu lintas, serta
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Polisi di Lampung mau jaga banyak tempat waktu Lebaran nanti. Ada pelabuhan, bandara, stasiun, terminal, masjid, dan tempat salat. Mereka bikin banyak pos supaya orang mudik aman. Kapolda bilang puncak mudik bulan Maret. Polisi juga siap kalau ada bencana atau kapal susah jalan. Semua kerja bareng biar Lebaran lancar dan senang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar Polda Lampung menunjukkan kesiapan matang dalam menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri 2026. Dengan pendirian puluhan pos pengamanan, pelibatan berbagai instansi, serta langkah mitigasi bencana dan rekayasa lalu lintas, upaya ini mencerminkan semangat kolaboratif untuk menciptakan suasana Lebaran yang aman, tertib, dan penuh kepedulian kemanusiaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Empat pelabuhan, tiga bandara, 15 stasiun, 16 terminal, 209 objek wisata, 3.832 masjid, serta 2.276 lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri menjadi titik prioritas pengamanan selama periode operasi Lebaran 2026 Polda Lampung.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polda Lampung akan mendirikan sebanyak 93 pos pengamanan. Itu terdiri dari 57 Pos Pengamanan, 19 Pos Pelayanan, 1 Pos Terpadu, serta 16 Posko Bencana yang tersebar di berbagai titik strategis jalur mudik.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf saat Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Gedung Serba Guna (GSG) Polda Lampung, Senin (9/3/2026).

1. Ini prediksi puncak arus mudik dan balik di Lampung

Kemacetan di pelabuhan Bakauheni Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Helfi mengatakan, berdasarkan analisis dan pemetaan yang dilakukan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13-17 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung 24-28 Maret 2026.

Sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatra menuju Pulau Jawa, Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu fokus utama pengamanan. Berdasarkan data kesiapan dari KSOP dan ASDP, pelabuhan tersebut memiliki kapasitas parkir hingga 6.919 kendaraan kecil dengan daya angkut mencapai 31.986 kendaraan per hari yang didukung oleh puluhan armada kapal penyeberangan.

Selain itu, disiapkan pula sejumlah pelabuhan alternatif seperti PT Bandar Bakau Jaya (BBJ), PT Wika Beton, serta PT Sumur Makmur Abadi (SMA) sebagai langkah kontinjensi untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik maupun balik.

2. Operasi kemanusiaan berskala nasional

Antrian arus balik di pelabuhan Bakauheni Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Menurut kapolda, pengamanan Idul Fitri 2026 merupakan operasi kemanusiaan berskala nasional yang menuntut kesiapan menyeluruh, baik dari sisi pengamanan kamtibmas, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

“Pengamanan idul fitri bukan hanya tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Kapolda Lampung dalam arahannya.

Untuj itu melalui rakor lintas sektoral, dipaparkan berbagai langkah strategis pengamanan yang difokuskan pada pengendalian arus mudik dan balik, pengamanan pusat keramaian masyarakat, serta pengawasan terhadap objek vital nasional di wilayah Provinsi Lampung.

3. Ada mitigasi potensi bencana dan kecelakaan laut

Kapal penyebaran beroperasi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan selama arus mudik Lebaran 2025. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Rakor juga membahas langkah mitigasi terhadap potensi bencana dan kecelakaan laut di wilayah Selat Sunda. Termasuk kesiapan personel SAR, kapal patroli, ambulans, hingga dukungan helikopter untuk operasi evakuasi darurat.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, akan diterapkan skema rekayasa lalu lintas serta pemanfaatan buffer zone atau kantong parkir di sejumlah titik strategis di jalur tol maupun jalur arteri menuju Pelabuhan Bakauheni.

Melalui rakor lintas sektoral ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kesiapan operasional guna memastikan penyelenggaraan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Provinsi Lampung berjalan aman, lancar, dan kondusif

Editorial Team