Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Motif Pembacokan Pasutri di Lamsel, Pelaku Tersinggung dan Sakit Hati

IMG_20260213_141634.jpg
Polres Lampung Selatan menggelar konferensi pers penangkapan pelaku pembacokan pasutri di Sidomulyo. (Dok. Polres Lampung Selatan).
Intinya sih...
  • Pelaku tersinggung setelah senggol dagangan korban
  • Pelaku kembali dengan wajah tertutup dan pura-pura menawar golok
  • Suami korban ikut dibacok saat berusaha menolong
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Polisi mengungkap motif dibalik kasus pembacokan terhadap korban pasangan suami istri (Pasutri) M Fajeri dan Rohimah di Dusun Katibung I, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan.

Kanitreskrim Polsek Sidomulyo, Aipda Wahyu mengatakan, pelaku Antonius Bambang Gumelar (32) melakukan tindakan penganiayaan terhadap kedua korban lantaran dilatarbelakangi rasa sakit hati.

"Pelaku ini masih bertetangga dengan kedua korban. Motif pembacokan kemarin setelah kami lakukan pemeriksaan, memang benar karena sakit hati," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (14/2/2026).

1. Pelaku tersinggung setelah senggol dagangan korban

IMG_20260213_141623.jpg
Polres Lampung Selatan menggelar konferensi pers penangkapan pelaku pembacokan pasutri di Sidomulyo. (Dok. Polres Lampung Selatan).

Wahyu mengungkapkan, pelaku Antonius sejatinya cukup mengenal baik pasutri tersebut. Sebelum peristiwa penganiayaan, ia sempat bekerja di sebuah toko bangunan yang berada tepat di depan toko kelontong milik korban.

Saat masih bekerja di toko bangunan tersebut, pelaku pernah membeli galon air minum di toko korban. Namun dalam transaksi itu, pelaku tidak sengaja menyenggol sangkar burung menjadi salah satu barang dagangan korban.

“Korban melihat kejadian itu, lalu pelaku merasa tersinggung dengan tatapan korban. Dari situ muncul rasa sakit hati,” jelasnya.

2. Pelaku kembali dengan wajah tertutup dan pura-pura menawar golok

Ilustrasi pembacokan. (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi pembacokan. (IDN Times/Mia Amalia)

Berselang beberapa hari setelah kejadian tersebut, Wahyu melanjutkan, pelaku kembali menyambangi toko korban. Kali itu, Antonius datang dengan menggunakan penutup wajah dan berpura-pura hendak menawar sebilah golok dijual oleh korban.

Saat situasi dirasa aman, pelaku langsung melakukan pembacokan ke bagian kaki korban Rohimah. Serangan itu seketika membuatnya tersungkur ke lantai dan mengalami luka.

"Korban pertama berteriak histeris hingga akhirnya mengundang perhatian korban kedua, yang tak lain merupakan suaminya," ucap dia.

3. Suami korban ikut dibacok saat berusaha menolong

IMG-20260213-WA0027.jpg
Polres Lampung Selatan menggelar konferensi pers penangkapan pelaku pembacokan pasutri di Sidomulyo. (Dok. Polres Lampung Selatan).

Melihat sang istri telah bersimbah darah, Wahyu menambahkan, M Fajeri merupakan suami korban langsung berusaha menolong. Namun nahas, pelaku kembali mengayunkan golok ke arah korban hingga mengenai tangan kanan Fajeri.

“Kedua korban mengalami luka akibat senjata tajam dan langsung dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis,” imbuhnya.

Dalam kasus ini, aparat kepolisian diketahui telah meringkus pelaku Antonius Bambang Gumelar di gardu Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan. Pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Sidomulyo dan kini terancam Pasal 466 Undang-Undang (UU) No. 1 Tahun 2023 tentang Penganiayaan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Segera Hadir! Rute Umrah Charter via Bandara Internasional Radin Inten

14 Feb 2026, 17:07 WIBNews