Segera Hadir! Rute Umrah Charter via Bandara Internasional Radin Inten

- 24 ribu orang Lampung lakukan perjalanan umrah setiap tahunnya
- Skema connecting flight dari Lampung ke Kuala Lumpur sebelum ke Jeddah
- Bandara Radin Inten II diharapkan menjadi gerbang internasional yang produktif
Lampung Selatan, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyiapkan rencana pembukaan penerbangan umrah charter via Bandara Internasional Radin Inten II diproyeksikan mulai beroperasi setelah Idul Adha 2026.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo mengatakan, penerbangan tersebut dirancang melayani jemaah umrah asal Lampung dengan tujuan Jeddah, Arab Saudi.
“Setelah pembukaan rute Lampung-Malaysia kemarin, pemerintah daerah juga menyiapkan penerbangan umrah charter yang direncanakan mulai setelah Idul Adha. Ini untuk mempermudah akses perjalanan internasional, khususnya bagi jemaah umrah,” ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (14/2/2026).
1. Bidik 24 ribu orang umrah tiap tahun

Bambang mengatakan, penerbangan umrah charter tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov Lampung, untuk mengaktifkan kembali konektivitas internasional sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, selama ini jemaah umrah asal Lampung masih harus menempuh perjalanan darat dan udara berlapis melalui bandara lain di luar daerah.
"Dari data yang ada, jumlah jemaah umrah asal Lampung mencapai sekitar 24 ribu orang setiap tahunnya. Dengan ini, jemaah bisa menempuh perjalanan lebih singkat, sehingga menghemat waktu, tenaga, dan biaya masyarakat,” jelasnya.
2. Skema connecting flight dari Lampung menuju Kuala Lumpur sebelum lanjut ke Jeddah

Dalam tahap awal, Bambang membeberkan, rute penerbangan umrah direncanakan menggunakan skema connecting flight dari Lampung menuju Kuala Lumpur, Malaysia sebelum melanjutkan penerbangan ke Jeddah.
Namun demikian, Pemprov Lampung juga mengupayakan agar ke depan dapat dibuka penerbangan umrah langsung Lampung-Madinah atau Jeddah.
"Rute internasional ini tidak hanya ditujukan untuk melayani ibadah umrah, tetapi juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Lampung," ucapnya.
3. Jadikan Bandara Radin Inten II sebagai gerbang internasional

Sejalan dengan upaya tersebut, Bambang menambahkan, aktivitas pariwisata, perdagangan, dan jasa diharapkan ikut bergerak seiring meningkatnya lalu lintas penerbangan penumpang internasional.
“Dengan dukungan asosiasi perjalanan dan pelaku usaha, kami optimistis penerbangan ini bisa berkelanjutan dan menjadikan Bandara Radin Inten II sebagai gerbang internasional yang hidup dan produktif,” imbuh kadishub.

















