Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Abu Vulkanik Masuk Balam, Wali Kota: Waspada Beli Makan di Luar
Masyarakat Bandar Lampung mulai merasakan dambak debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)
  • Abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau dirasakan di sejumlah wilayah Bandar Lampung, sehingga warga diminta waspada dan memakai masker saat berada di luar ruangan.
  • Pemkot mengingatkan makanan yang dijual atau berada di ruang terbuka harus ditutup agar terhindar dari debu dan abu vulkanik selama dampaknya masih dirasakan.
  • Pemerintah Kota Bandar Lampung terus memantau kondisi lapangan, menyiapkan langkah antisipasi, serta membagikan masker di sejumlah titik termasuk Jalan Dr. Susilo hingga Jalan Teuku Umar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN TimesAbu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dirasakan masyarakat di Bandar Lampung. Pemerintah Kota Bandar Lampung mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika keluar rumah. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan dan pengguna jalan.

"Untuk masyarakat Kota Bandar Lampung, tetap waspada dan berhati-hati. Kalau keluar rumah, gunakan masker, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan," katanya, Senin (7/9/2026).

1. Makanan terbuka perlu diwaspadai

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat menghimbau warga yang belum mengenakan masker. (Dok. Komdigi Bandar Lampung)

Selain melindungi saluran pernapasan, Eva meminta masyarakat memperhatikan kebersihan makanan yang dijual di ruang terbuka.

Makanan yang berada di luar ruangan diminta selalu dalam kondisi tertutup untuk mencegah debu maupun abu vulkanik menempel.

"Kalau membeli makanan di luar, tolong diperhatikan kebersihannya. Makanan harus ditutup supaya tidak terkena debu atau abu vulkanik," ujarnya.

Menurut Eva, kewaspadaan tersebut perlu dilakukan masyarakat selama dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau masih dirasakan di wilayah Bandar Lampung.

2. Pemkot pantau dampak abu vulkanik

Masyarakat Bandar Lampung mulai merasakan dambak debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Eva menyampaikan, Pemkot Bandar Lampung bersama jajaran terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan.

Langkah antisipasi juga disiapkan untuk mengurangi dampak abu vulkanik terhadap aktivitas masyarakat.

"Tentunya kami selaku pemerintah daerah akan terus mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi masyarakat selama aktivitas Gunung Anak Krakatau berlangsung," jelasnya.

3. Bagikan masker upaya pencegahan

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat menghimbau warga soal mengenakan masker. (Dok. Komdigi Bandar Lampung)

Eva menyebut, salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkot Bandara Lampung yakni membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik.

Pembagian masker dilakukan mulai dari kawasan Jalan Dr. Susilo hingga Jalan Teuku Umar.

"Kita membagikan masker kepada masyarakat baik itu pengguna jalan maupun masyarakat yang beraktivitas di sejumlah titik keramaian. Ini sebagai bentuk upaya kita untuk menghimbau kepada masyarakat agar terus berhati-hati dengan adanya sebaran Abu Vulkanik ini," imbaunya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article