Comscore Tracker

Cerita Evit Setiawan Buka Kelas Melukis di Rumah Informasi Sejarah Metro

Kelas dibuka saban Jumat dan Sabtu sore, yuk ikutan!

Metro, IDN Times - Dr Michael Posner, Profesor Emeritus di University of Oregon dan seorang profesor di Weill Medical College of Cornell University Amerika Serikat, menjelaskan, seni dapat meningkatkan fungsi kognitif, konsentrasi dan fokus. Beberapa studi juga menunjukkan semakin banyak membuat karya seni, menunjukkan kita semakin kreatif.

Hal itulah coba kembali dibangun oleh Evit Setiawan seorang pelukis asal Kota Metro. Ia membuka kelas melukis bagi semua kalangan setiap hari Jumat dan Sabtu. Evit berharap lewat dibukanya kelas melukis ini dapat ikut meningkatkan kreativitas di Kota Metro.

"Kota Metro sarat dengan bakat dan kreatifitas dan melukis adalah salah satu hal yang bisa dikembangkan untuk membuat Metro menjadi semakin menarik untuk dikunjungi," jelasnya, Minggu (16/1/2022).

Baca Juga: Kerap Terjadi Lakalantas, Pemkot Metro Perbaiki Jalan Budi Utomo

1. Kelas melukis untuk semua kalangan

Cerita Evit Setiawan Buka Kelas Melukis di Rumah Informasi Sejarah MetroEvit Setiawan seorang pelukis asal Kota Metro. Ia membuka kelas melukis bagi semua kalangan setiap hari Jumat dan Sabtu. (IDN Times/Istimewa).

Evit menerangkan, kelas melukis ini sendiri bisa dikuti oleh semua kalangan. "Mulai dari anak-anak hingga orang tua,tinggal datang langsung ke Rumah Informasi Sejarah Metro setiap hari Jumat dan Sabtu," jelasnya.

Menurutnya melukis juga dapat membantu setiap orang untuk mengekspresikan diri, sehingga mengurangi kecemasan. Lewat melukis tubuh akan menjadi lebih rileks karena kecemasan berpindah dari pikiran ke kertas tempat menuangkan emosi.

"Silahkan datang ke sini bila tertarik mengikuti kelas melukis. Daftar langsung ke pengajarnya langsung setiap hari Jumat dan Sabtu sore," ujar Evit.

2. Ditinjau Kajari dan Kapolres Metro

Cerita Evit Setiawan Buka Kelas Melukis di Rumah Informasi Sejarah MetroEvit Setiawan seorang pelukis asal Kota Metro. Ia membuka kelas melukis bagi semua kalangan setiap hari Jumat dan Sabtu. (IDN Times/Istimewa).

Kepala Kejaksaan Metro Virginia Hariztavianne dan Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari meninjau kelas melukis di Rumah Informasi Sejarah (RIS) Metro, (15/1/2022) Sabtu sore Virginia mengatakan, kehadirannya adalah untuk melihat langsung kelas melukis yang diadakan oleh pelukis Metro Evit Setiawan.

"Sebelumnya lihat di media sosial lalu saya juga tertarik mau ikut kelas melukis bersama suami. Sebelumnya saya melihat dulu ternyata sudah ada beberapa anak yang duluan mulai," jelasnya.

Yuni menambahkan, melihat kelas melukis bagus diadakan untuk terutama untuk anak-anak. Menurutnya, seni adalah kegiatan yang sangat dianjurkan bagi anak-anak untuk membantu perkembangan otak dan meningkatkan kreativitas dan pemecahan masalah. "Saya jadi ingat anak saya di Jakarta yang juga suka melukis juga," kenangnya.

Kunjungan dua pejabat perempuan itu membuat Evit juga melukis wajah keduanya lewat media ampas kopi di atas sebuah kanvas.

3. RIS sebagai ruang kreatif

Cerita Evit Setiawan Buka Kelas Melukis di Rumah Informasi Sejarah MetroDiskusi city branding Kota Metro di Rumah Informasi Sejarah, Sabtu (4/12/2021). (IDN Times/Istimewa).

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kota Metro Siti Rogayati Seprita mengapresiasi dibukanya kelas melukis  digelar setiap akhir pekan di Rumah Informasi Sejarah Metro. Menurutnya hal tersebut akan membantu menghadirkan RIS sebagai ruang publik yang kreatif dan bermanfaat bagi warganya.

"Kehadiran cagar budaya diharapkan mampu meningkatkan kebahagiaan warga melalui kehadiran ruang-ruang publik yang kreatif. Lewat kegiatan-kegiatan kreatif yang dikembangkan warga kami berharap akan mampu membantu peningkatan kesejahteraan warga," jelasnya.

Baca Juga: Galeri Sejarah Santa Maria Metro Mulai Dikerjakan, jadi Health Tourism

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya