Comscore Tracker

Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Tubuh di Tengah Pandemik COVID-19

Yuk simak apa aja manfaatnya

Bandar Lampung, IDN Times - Puasa sejatinya adalah salah satu ibadah yang sudah berlangsung sejak berabad-abad silam. Bagi umat Islam, puasa merupakan suatu ibadah wajib dijalani tiap hari, selama satu bulan penuh Ramadan pada setiap tahunnya.

Meski harus menahan lapar dan dahaga selama berjam-jam, terlebih di tengah kondisi pandemik COVID-19. Namun siapa sangka, puasa justru menghadirkan manfaat bagi kondisi kesehatan. Khususnya dalam urusan menjaga sistem imunitas tubuh.

Hal itu disampaikan dr Aditya M. Biomed selaku Dewan Pertimbangan MUI Lampung, Minggu (25/4/2021). Berikut IDN Times rangkum pengaruh puasa terhadap kesehatan tubuh di tengah masa pandemik COVID-19.

1. Puasa meningkatkan sistem imunitas tubuh menjadi lebih kuat

Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Tubuh di Tengah Pandemik COVID-19disasterchannel.co

dr Aditya mengatakan, idealnya umat Islam selalu merasa diuntungkan lantaran puasa sebagai salah satu anugerah dari Allah SWT, terutama dibidang kesehatan. Merujuk berbagai macam penelitian dari berbagai negara, ia menyebut, puasa mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh seseorang menjadi lebih sehat.

Selain itu, puasa juga membuat seseorang yang mengamalkannya lebih kuat dan bersemangat "Apalagi di masa pandemik COVID-19 saat ini, sebagaimana sabda Rasulullah SAW 'Berpuasalah kamu sekalian, maka kamu akan sehat," ujarnya. 

Baca Juga: Puasa Kala Pandemik COVID-19? Ini Cara Jaga Stamina dan Imunitas Tubuh

2. Pelatihan detoksifikasi tubuh secara alami

Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Tubuh di Tengah Pandemik COVID-19Pexels.com/Vegan Liftz

dr Aditya menjelaskan, di bidang kedokteran, puasa merupakan pelatihan detoksifikasi tubuh secara alami. Secara tak langsung puasa memberikan kesempatan, bagi orang-orang agar lebih sehat.

Kendati demikian, hal tersebut harus diiringi dengan syarat serta ketentuan menjalankan syariat ibadah puasa, sesuai aturan telah digariskan Rasulullah SAW.

"Karena puasa tidak harus dilakukan secara berlebih-lebihan. Selain itu, kita juga harus meyakinkan bahwa dengan puasa, dapat memberikan kesehatan dan suatu keberkahan dalam diri," imbuhnya.

3. Mampu membentuk sel-sel imune jadi lebih baik dari sebelumnya

Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Tubuh di Tengah Pandemik COVID-19phountain.com

Menurut dr Aditya, detoksifikasi tubuh karena berpuasa, memberikan manfaat luar biasa bagi sistem pencernaan. Selain itu, beberapa jurnal juga menjelaskan, berpuasa membentuk sel-sel imune menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Hal itu disebabkan karena pada hari biasa, manusia umumnya selalu makan dan minum serta melakukan kegiatan tiada ada hentinya.

"Ini adalah kesempatan bagi kita, untuk merestorivikasi tubuh untuk agar memaksimalkan fungsinya. Terutama terhadap sel-sel imune," ujar dr Aditya.

4. Puasa harus dilakukan secara sukacita

Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Tubuh di Tengah Pandemik COVID-19Pexels.com/rawpixel.com

dr Aditya mengajurkan, agar setiap umat Islam melaksanakan ibadah puasa dengan sukacita. Itu karena pada dasarnya hal itu bisa memberikan dampak posisi bagi sistem imune tubuh di masa pandemik COVID-19.

Ia menegaskan, ibadah puasa tidaklah menyalahi aturan kesehatan bagi tubuh, hanya saja mungkin dalam tata cara pelaksanaannya yang perlu diperbaiki. Tak lupa, ia juga berharap agar masyarakat Provinsi Lampung, tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 dan perduli terhadap kebersihan hidup dan lingkungan sekitar.

"Sehingga di akhir bulan Ramadan, kita tidak hanya menjadi orang-orang bertaqwa, tetapi juga orang yang lebih sehat, kuat, dan semangat dalam beribadah," ujar pria yang juga menjabat Ketua DPW LDII Provinsi Lampung itu.

Baca Juga: Olahan Makanan Beku Picu Kanker? Begini Penjelasannya

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya