ilustrasi viral (IDN Times/Aditya Pratama)
Ketika sebuah makanan menjadi viral, permintaan konsumen bisa meningkat dalam waktu singkat. Kondisi tersebut turut memengaruhi cara produsen menentukan harga dan memasarkan produknya.
Pada awal tren Dubai chocolate, rasa penasaran konsumen terhadap produk yang sulit ditemukan di wilayah mereka ikut menciptakan daya tarik tersendiri. Sebagian orang bahkan rela mencari produk aslinya atau membeli dari penjual yang menyediakan produk serupa.
Jika permintaan meningkat sementara kapasitas produksi dan ketersediaan barang terbatas, harga jual bisa menjadi lebih tinggi. Biaya pengiriman dan distribusi juga dapat menambah harga produk, terutama untuk barang yang didatangkan dari luar negeri.
Selain itu, popularitas di media sosial membuat cokelat ini memiliki nilai sebagai pengalaman kuliner. Sebagian konsumen membeli bukan hanya untuk menikmati rasanya, tetapi juga untuk mencoba tren yang sedang ramai diperbincangkan atau membuat konten mereka sendiri.
Meski begitu, efek viral tidak otomatis membuat semua produk pistachio kunafa mahal. Produsen lokal dapat menawarkan versi yang lebih terjangkau dengan menyesuaikan ukuran, komposisi, dan proses produksinya.
Artinya, harga yang tinggi pada produk tertentu tidak semata-mata disebabkan oleh popularitasnya, tetapi juga oleh bahan, biaya produksi, distribusi, dan strategi bisnis masing-masing penjual.
Pistachio kunafa menawarkan pengalaman berbeda bagi pencinta cokelat. Perpaduan cokelat, krim pistachio, dan kunafa renyah menghadirkan kombinasi rasa serta tekstur yang membuatnya menarik untuk dicoba.
Namun, soal apakah produk ini layak dibeli tetap bergantung pada selera dan anggaran masing-masing. Jika penasaran, kamu bisa memilih ukuran kecil terlebih dahulu atau mencoba produk dari produsen lokal yang mencantumkan komposisi dengan jelas.
Perhatikan juga informasi alergen. Pistachio termasuk kacang pohon yang dapat memicu reaksi alergi pada orang tertentu. Produk cokelat juga mungkin mengandung susu atau bahan lain yang perlu dihindari oleh sebagian konsumen.