Tumbang di Kandang, Pelatih Bhayangkara FC Kecewa Gol Mudah Borneo

- Gol mudah Borneo FC kecewa Paul Munster
- Borneo FC tampil lebih lapar di babak kedua
- Pergantian pemain jadi kunci kemenangan menurut Fabio Lefundes
Bandar Lampung, IDN Times – Bhayangkara Presisi Lampung FC menelan kekalahan pahit saat menjamu Borneo FC di Stadion Sumpah Pemuda pada pekan ke 20 Super League Indonesia, Sabtu (7/2/2026).
Sempat unggul di babak pertama, Bhayangkara akhirnya kalah 1-2 setelah permainan menurun di paruh kedua laga.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, menyebut anak asuhnya sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Gol pembuka berhasil tercipta dan permainan dinilai berjalan sesuai rencana.
“Babak pertama berjalan dengan baik dan kami bisa mencetak gol,” ujar Munster dalam konferensi pers usai pertandingan.
1. Gol dari free kick dan open play jadi sorotan

Munster mengaku kecewa dengan cara timnya kebobolan. Ia menilai gol-gol Borneo FC terlalu mudah dan seharusnya bisa diantisipasi dengan lebih baik.
“Kami kebobolan dari open play dan free kick. Itu tidak bisa diterima karena seharusnya bisa kami antisipasi,” tegasnya.
Menurut Munster, Bhayangkara juga memiliki sejumlah peluang emas, termasuk peluang yang membentur tiang gawang, namun gagal dimaksimalkan menjadi gol tambahan.
2. Borneo FC dinilai tampil lebih lapar di babak kedua

Munster juga mengakui Borneo FC tampil lebih agresif dan menunjukkan keinginan kuat untuk memenangkan pertandingan, terutama di babak kedua.
“Kami mencoba mengubah taktik dan berkembang di babak kedua, tapi gol kedua Borneo sangat mudah. Saya tidak menerima itu, tapi kami harus move on dan fokus ke pertandingan selanjutnya,” katanya.
3. Fabio Lefundes sebut pergantian pemain jadi kunci kemenangan

Di sisi lain, Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menilai laga berjalan berbeda di dua babak. Ia mengakui timnya tampil kurang baik di babak pertama dan kebobolan menjelang turun minum.
“Babak pertama tidak bagus untuk kami. Tapi di babak kedua, pergantian pemain berjalan sangat baik dan kami bermain lebih agresif,” ujar Fabio.
Perubahan tersebut berbuah dua gol yang memastikan kemenangan Borneo FC di kandang Bhayangkara. Fabio juga menyinggung soal konsistensi timnya di kompetisi musim ini.
Menurutnya, kerja keras menjadi faktor utama Borneo FC mampu bersaing di papan atas klasemen. “Kami memang belum sepenuhnya konsisten, tapi kunci kami adalah kerja keras dan kerja yang bagus,” ucapnya.
Ia pun memberi apresiasi kepada para pemain yang tetap tampil maksimal meski harus menempuh perjalanan jauh sebelum pertandingan.
“Perjalanan 12–13 jam tidak mudah, tapi pemain luar biasa. Meski kebobolan lebih dulu, mereka tetap berjuang maksimal untuk memenangkan pertandingan,” tuturnya.


















