Sumardji Pastikan Bhayangkara FC Menetap di Lampung Selamanya

- Sumardji menggandeng pengusaha di 15 Kabupaten/Kota untuk membangun klub
- Fokus pada pembinaan usia dini melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) di 15 kabupaten/kota Lampung
- Harapan Sumardji agar Lampung kembali menjadi lumbung pemain nasional dengan dukungan dari 15 kabupaten/kota
Bandar Lampung, IDN Times – Angin segar berembus bagi pencinta sepak bola di Sang Bumi Ruwa Jurai. Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi Lampung FC, Kombes Pol. Sumardji, menegaskan komitmennya untuk membawa klub tersebut menetap permanen di Lampung.
Sumardji menegaskan kehadiran Bhayangkara Presisi Lampung FC bukanlah persinggahan sementara. Ia memastikan klub ini akan menjadi bagian dari identitas olahraga Lampung ke depannya.
"Bhayangkara Lampung FC akan bertahan selamanya di sini (Lampung) agar bisa mengembangkan sepak bola di Lampung," katanya, Kamis (22/1/2026).
Ia menambahkan, sebagai klub yang baru di tanah Lampung, pihaknya sangat terbuka bagi investor atau pihak manapun yang ingin bergabung memperkuat manajemen tim.
1. Menggandeng pengusaha di 15 Kabupaten/Kota

Strategi besar yang diusung Sumardji adalah kolaborasi lintas sektor. Ia berencana menggandeng para pengusaha lokal di setiap kabupaten untuk ikut serta membangun klub.
Menurutnya, satu pengusaha saja dari satu kabupaten sudah bisa memberikan dampak luar biasa.
"Saya ingin mengajak menggandeng pengusaha di tiap kabupaten. Ada satu saja tiap kabupaten, itu akan luar biasa. Tapi memang itu butuh ketelatenan untuk bicara dengan para pengusaha di Lampung," lanjut pria yang juga menjabat sebagai Plt Ketua PSSI Lampung tersebut.
2. Fokus pada akar rumput

Tidak hanya fokus pada tim utama, Sumardji yang kini memegang nakhoda PSSI Lampung juga menyoroti pentingnya pembinaan usia dini melalui Sekolah Sepak Bola (SSB).
Saat ini, tercatat ada 48 klub yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Lampung yang menjadi modal utama.
"Perbanyak SSB untuk Lampung agar pemain lebih banyak lagi. Kita ingin lebih banyak talenta lokal yang bisa berprofesi sebagai pemain profesional total," tegasnya.
3. Harapan untuk Lampung

Sumardji berharap, kepastian homebase dan manajemen yang terbuka, diharapkan Lampung kembali menjadi lumbung pemain nasional.
Dukungan dari 15 kabupaten/kota diharapkan mampu menciptakan iklim kompetisi yang sehat di level daerah sebelum para pemain diproyeksikan ke level profesional.
"EPA Bhayangkara juga nanti akan bermarkas di Lampung. Jadi, semakin terbuka peluang untuk mencetak bintang dari Lampung," tuturnya.


















