Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menang dan Clean Sheet, Ini Kunci Bhayangkara FC Taklukkan Isenmulang

Bandar Lampung
3 min read
Menang dan Clean Sheet, Ini Kunci Bhayangkara FC Taklukkan Isenmulang
Bhayangkara FC menjalani konferensi pers sesuai memenangi pertandingan melawan Isenmulang FC. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • Bhayangkara Presisi Lampung FC mengalahkan Isenmulang Kalteng FC pada pekan ketiga Super League 2025/2026, memenuhi target tiga poin sekaligus menjaga clean sheet.
  • Oscar Bruzon mengakui tim sempat kesulitan menghadapi serangan balik lawan pada babak pertama, lalu mengubah formasi 4-1-4-1 menjadi 4-2-3-1 untuk menguasai lini tengah.
  • Sani Rizki bersyukur menjalani debut musim ini dan membantu kemenangan Bhayangkara, serta berharap tim tetap fokus menghadapi pertandingan kandang berikutnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses meraih kemenangan atas Isenmulang Kalteng FC dalam laga pekan ketiga kompetisi Super League 2025/2026. Selain mengamankan tiga poin, tim berjuluk The Guardians of Saburai juga berhasil menjaga gawang tetap tanpa kebobolan.

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon mengatakan, kemenangan tersebut sesuai dengan dua target yang telah ditetapkan tim sebelum pertandingan, yakni meraih tiga poin dan mencatatkan clean sheet.

"Pertandingan yang sulit. Kemarin di konferensi pers pra-pertandingan kami telah berbicara tentang dua tujuan yang jelas bagi kami, yang pertama adalah tiga poin, yang kedua adalah clean sheet. Jadi kami mendapatkan kedua tujuan tersebut," ujarnya seusai pertandingan, Sabtu (19/9/2026).

  1. 1. Sempat kesulitan hadapi serangan balik

    IMG_20260919_213030.jpg
    Bhayangkara FC menjalani konferensi pers sesuai memenangi pertandingan melawan Isenmulang FC. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

    Oscar mengakui timnya sempat menghadapi masalah pada awal pertandingan. Isenmulang dinilai mampu memanfaatkan transisi dan serangan balik, untuk memberikan tekanan kepada lini pertahanan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

    Menurutnya, situasi tersebut membuat timnya harus melakukan sejumlah penyesuaian taktik agar dapat mengambil alih kendali permainan.

    "Tim lawan menyerang balik kami, tim yang melakukan serangan balik, terutama di babak pertama, memberikan masalah bagi kami," katanya.

    Pelatih kemudian mengubah skema permainan dari formasi 4-1-4-1 menjadi 4-2-3-1. Perubahan tersebut dilakukan untuk memperkuat penguasaan lini tengah sekaligus meredam serangan balik lawan. "Baru dari momen itu kami mulai mengendalikan permainan," sambungnya.

  2. 2. Pertandingan disebut harus 'dimasak'

    IMG-20260919-WA0013.jpg
    Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Isenmulang Kalteng FC. Laga dimainkan di Stadion Sumpah Pemuda, Sabtu (19/9/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

    Oscar mengatakan, 15 hingga 20 menit awal pertandingan di kompetisi Indonesia biasanya berlangsung dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut membuat sebuah tim harus lebih berhati-hati dalam menghadapi transisi permainan.

    Ia menyebut, tidak mudah mengontrol pertandingan sejak menit-menit awal. Karena itu, tim harus mampu mengelola pertandingan secara bertahap hingga mendapatkan kendali penuh.

    "Jika anda dapat melihat dalam 15 menit terakhir pertandingan, kendali permainan benar-benar menjadi milik kami," ucap Oscar.

  3. 3. Sani Rizki syukuri debut bersama Bhayangkara

    IMG_20260919_212210.jpg
    Bhayangkara FC menjalani konferensi pers sesuai memenangi pertandingan melawan Isenmulang FC. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

    Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sani Rizki mengaku bersyukur dapat menjalani debutnya pada musim ini sekaligus membantu tim meraih tiga poin. Ia menyampaikan terima kasih kepada pelatih yang telah memberikan kesempatan kepadanya untuk tampil dalam pertandingan tersebut.

    "Saya sebagai pemain tentunya sangat bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala atas hasil malam hari ini yaitu tiga poin," kata Sani.

    Ia juga mengapresiasi kesempatan yang diberikan pelatih untuk menjalani debut musim ini. "Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Coach telah memberikan kesempatan saya untuk musim ini dan debut juga di musim ini. Alhamdulillah tim kami mendapatkan hasil maksimal tiga poin," ujarnya.

    Sani berharap, hasil positif tersebut dapat menjadi modal bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk terus tampil fokus, terutama ketika menjalani pertandingan kandang berikutnya. "Setiap home, mudah-mudahan kita selalu fokus untuk pertandingan di setiap pertandingan," imbuhnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More