Keren! Lifter Asal Lampung Raih Emas ISG 2025 Arab Saudi

- Bukti Lampung berbicara di angkat besi
- Prestasi Husni menjadi bukti nyata Lampung tetap disegani dalam cabang olahraga angkat besi
- Husni membuat Merah Putih berkibar dan Indonesia Raya berkumandang di Riyadh
- Kalahkan lifter tuan rumah
- Husni tampil dominan di kelas 60kg putra dengan total angkatan 283kg
- Mencatat 129kg pada nomor snatch, unggul atas lifter tuan rumah Aqeel Aljasim (124kg)
- Tiga kali Indonesia Raya berkumandang di Riyadh
Bandar Lampung, IDN Times – Lifter asal Lampung, Muhammad Husni, sukses membuka perolehan medali kontingen Indonesia di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 yang digelar di Boulevard City Riyadh, Arab Saudi. Ia meraih medali emas di kelas 60kg putra.
Pelatih Kepala Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Lampung, Edi Santoso, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya tersebut.
“Lihatlah, M Husni menegaskan keberadaannya. Angkat Besi Pringsewu masih ada, Lampung masih punya kekuatan besar,” katanya, Senin (10/11/2025).
1. Bukti Lampung berbicara di angkat besi

Edi menilai, prestasi Husni menjadi bukti nyata Lampung tetap disegani dalam cabang olahraga angkat besi, meski pembinaan saat ini tidak semasif sepuluh tahun lalu.
“Ini seharusnya jadi bahan pertimbangan pemerintah provinsi, KONI, dan Dispora Lampung. Husni sudah membuat Merah Putih berkibar dan Indonesia Raya berkumandang di Riyadh,” ujarnya.
2. Kalahkan lifter tuan rumah

Husni tampil dominan di kelas 60kg putra dengan total angkatan 283kg. Pada nomor snatch, ia mencatat 129kg, unggul atas lifter tuan rumah Aqeel Aljasim (124kg) dan Burak Aykun asal Turki (119kg).
Sementara di clean and jerk, Husni berhasil mengangkat 154kg, yang menjadi angkatan tertinggi di antara sembilan lifter.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mempersembahkan emas pertama untuk Indonesia. Ini hasil kerja keras saya, pelatih, dan seluruh tim,” kata Husni.
3. Tiga kali Indonesia Raya berkumandang di Riyadh

Prestasi Husni melengkapi pencapaian cabang angkat besi Indonesia di ISG 2025. Dua lifter muda lainnya, Basilia Bamerop Ninggan (kelas 53kg putri) dan Tita Nurcahya Melyani (kelas 48kg putri), turut menyumbangkan masing-masing tiga medali perak.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Endri Erawan, menyebut hasil tersebut sebagai awal positif perjuangan Indonesia di Riyadh.
“Husni, Basilia, dan Tita membuktikan usia muda bukan halangan berprestasi di level tertinggi. Tiga kali Indonesia Raya berkumandang di Riyadh, ini simbol kerja keras dan disiplin atlet kita,” ujarnya.
Hingga saat ini, Tim Indonesia telah mengoleksi sembilan medali dari cabang angkat besi di Islamic Solidarity Games 2025.



















