ilustrasi Bumi (IDN Times/Mardya Shakti)
Pasca resmi dilantik akhir Februari 2021 lalu, Eva mengatakan, tidak mengusung program 100 hari kerja. Ia beralasan, sebagai pemimpin daerah harus bekerja dan mendedikasikan diri di sepanjang masa jabatannya.
Terkait program, ia mengatakan ada yang sudah bergulir seperti Gerebek Sungai. Tujuan program ini guna mengatasi bencana banjir di Kota Bandar Lampung.
"Target kita, semua sungai di Bandar Lampung semakin membaik dan tidak menimbulkan banjir. Konsep program ini keruk sungai menggunakan alat berat sudah berlangsung sejak Maret," paparnya.
Eva menambahkan, saat Gerebek Sungai selesai, bakal dilanjutkan memperindah area sekitar sungai. "Rencananya ada program bersama warga untuk mengecat sekitaran sungai-sungai di Bandar Lampung agar tampak indah," ujarnya.
Program lain siap diusungnya adalah mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bidang industri kreatif. "Kami ada pinjaman tanpa bunga bekerjasama dengan Bank Mandiri. Jadi seluruh peserta UMKM bisa meminjam modal dan mengembangkan hasil industrinya," papar Bunda Eva.
Ia menjelaskan, pihaknya memiliki program menyasar pelajar yang putus sekolah. Konsepnya adalah pelatihan kerja dan menggandeng perusahan swasta.
"Jadi mereka yang putus sekolah ini bisa ikut pelatihan dan memiliki skill. Mereka juga bisa magang di perusahaan yang bekerjasama. Harapannya tentu mereka bisa diterima kerja atau dengan skill yang dimiliki bisa jalankan usaha," papar Eva