Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Unila Urutan Berapa QS World dan Asia University Rankings 2026?
Ilustrasi kampus (freepik.com/user21859082)
  • Universitas Lampung (Unila) mencatat prestasi di QS WUR Sustainability 2026 dengan peringkat 916 dunia untuk Environmental Impact, 976 untuk Governance, dan 1251+ untuk Social Impact.
  • Pada QS Asia University Rankings 2026, Unila menempati posisi 701–710 di Asia serta peringkat ke-122 di kawasan ASEAN, menunjukkan daya saing regional yang terus meningkat.
  • Pihak kampus menegaskan fokus pada peningkatan publikasi internasional, internasionalisasi kampus, dan kolaborasi global guna memperkuat reputasi akademik serta dampak riset berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
QS WUR Sustainability 2026

Universitas Lampung (Unila) menempati peringkat 916 dunia untuk Environmental Impact, posisi 976 untuk Governance, dan berada di jajaran 1251+ untuk Social Impact.

QS Asia University Rankings 2026

Unila berada di peringkat 701–710 Asia dan posisi ke-122 di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

2 Maret 2026

Wakil Rektor Unila Ayi Ahadiat menyatakan pencapaian ini sebagai validasi kerja keras sivitas akademika dalam menjaga standar kualitas internasional serta fokus pada penguatan indikator fundamental.

kini

Unila menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan performa melalui akselerasi publikasi, internasionalisasi kampus, dan kolaborasi global.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Universitas Lampung (Unila) meraih peringkat 916 dunia untuk Environmental Impact, 976 untuk Governance, dan 1251+ untuk Social Impact dalam QS WUR Sustainability 2026, serta posisi 701–710 di Asia dan ke-122 di ASEAN.
  • Who?
    Universitas Lampung melalui Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Ayi Ahadiat, menyampaikan capaian serta rencana penguatan indikator akademik dan riset internasional.
  • Where?
    Pencapaian ini diumumkan dari Kampus Universitas Lampung di Bandar Lampung sebagai bagian dari laporan hasil pemeringkatan QS World University Rankings dan QS Asia University Rankings 2026.
  • When?
    Pernyataan resmi disampaikan pada Senin, 2 Maret 2026, bersamaan dengan publikasi hasil pemeringkatan global oleh lembaga Quacquarelli Symonds (QS).
  • Why?
    Capaian tersebut dianggap sebagai validasi atas konsistensi Unila menjaga standar kualitas internasional serta komitmen terhadap isu keberlanjutan lingkungan dan peningkatan reputasi akademik global.
  • How?
    Unila menyiapkan strategi akselerasi publikasi ilmiah internasional, peningkatan jumlah dosen dan mahasiswa asing, serta memperluas kolaborasi dengan mitra industri dan universitas top dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - QS WUR (WUR) Sustainability 2026, Universitas Lampung (Unila) mencatatkan rapor hijau menempati peringkat 916 dunia untuk Environmental Impact, posisi 976 untuk Governance, serta masuk dalam jajaran 1251+ untuk Social Impact.

Tak hanya unggul dalam isu lingkungan, Unila juga memperkokoh pijakannya di level regional. Pada QS Asia University Rankings 2026, Unila berada di peringkat 701–710 Asia dan menduduki posisi ke-122 di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

1. Validasi atas kerja keras seluruh sivitas akademika

ilustrasi kampus (pexels.com/Pixabay)

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Ayi Ahadiat, mengatakan pencapaian ini merupakan validasi atas kerja keras seluruh sivitas akademika dalam menjaga standar kualitas internasional.

“Peringkat adalah indikator dinamis, namun esensinya adalah konsistensi. Unila mampu bertahan dan bersaing di level global karena kita fokus pada penguatan indikator fundamental, mulai dari reputasi akademik hingga dampak riset yang nyata,” ujar dia, Senin (2/3/2026).

2. Fokus utama akan diarahkan pada akselerasi publikasi

ilustrasi research analyst (pexels.com/Karolina Grabowska)

Menyikapi hasil ini, Ayi menjelaskan Unila telah menyiapkan langkah strategis untuk mendongkrak performa di tahun mendatang. Fokus utama akan diarahkan pada akselerasi publikasi, yakni dengan mendorong riset di jurnal internasional bereputasi guna meningkatkan sitasi per fakultas.

Internasionalisasi kampus, dengan meningkatkan jumlah dosen dan mahasiswa asing untuk menciptakan ekosistem belajar yang inklusif secara global, serta kolaborasi strategis dengan memperluas jejaring dengan mitra industri dan universitas top dunia.

3. Ada pesan bagi elemen kampus

Ilustrasi pesan dalam lightbox (freepik.com)

Ayi juga memberikan pesan kuat bagi seluruh elemen kampus: “Dosen harus menjadi pemain riset global, mahasiswa wajib memiliki mindset internasional, tenaga kependidikan harus visioner, dan alumni harus menjadi lokomotif pembuka peluang. Kita tidak boleh cepat puas,” tambahnya.

Capaian ini menempatkan Unila bukan sekadar institusi pendidikan lokal, melainkan pemain kunci yang berkomitmen pada isu-isu keberlanjutan dunia dan kualitas lulusan yang diakui oleh pemberi kerja internasional.

Editorial Team