Tok! Bundaran Kota Baru Lokasi Upacara HUT RI Pemprov Lampung

- Bundaran Kota Baru ditetapkan sebagai lokasi upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-79 RI pada 17 Agustus 2024.
- Upacara di Kota Baru menjadi awal kelanjutan pembangunan kompleks pemerintahan Kota Baru.
- Pj Gubernur Samsudin meninjau RSUD Bandar Negara Husada dan meminta peningkatan sosialisasi layanan rumah sakit kepada masyarakat.
Lampung Selatan, IDN Times - Pj Gubernur Lampung Samsudin menetapkan Bundaran Kota Baru menjadi titik lokasi pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-79 RI pada 17 Agustus 2024 mendatang.
Penetapan tersebut setelah sebelumnya terdapat tiga opsi lokasi usulan mulai di RSUD Bandar Negara Husada, Bundaran Kota Baru dan Halaman Gedung Pemprov Lampung di Kota Baru.
"Dengan melihat kondisinya, memang strategis di sini (Bundaran Kota Baru), karena di tengah-tengah. Jadi kita putuskan, upacara di sini. Mohon support rekan-rekan semua," ujar Samsudin saat meninjau persiapan upacara di Kota Baru, Senin (29/7/2024).
1. Upacara tandai kembali dimulainya pembangunan Kota Baru

Samsudin melanjutkan, pelaksanaan upacara di Kota Baru ini akan menjadi bagian upaya pemerintah daerah, untuk memulai kembali pergerakan kegiatan pembangunan kompleks pemerintahan Kota Baru.
"Ini adalah upaya untuk memulai kembali pergerakan-pergerakan pembangunan kota baru," ucapnya.
Oleh karena itu, pihaknya bakal fokus mempersiapkan sederet kebutuhan pelaksanaan upacara terlebih dahulu. "Kalau untuk gedung-gedung, kita bicarakan setelah upacara," tambahnya.
2. Tinjau fasilitas rumah sakit di Kota Baru

Pascameninjau lokasi upacara, Samsudin turut meninjau RSUD Bandar Negara Husada terletak tidak jauh dari lokasi upacara. Di RS tersebut, ia menengok beberapa ruang pelayanan dan berbincang-bincang dengan dokter bertugas, di antaranya ruang poli anak, poli penyakit dalam, poli bedah, dan Ruang Triase, serta UGD.
Menurutnya, RSUD Bandar Negara Husada masuk dalam kategori rumah sakit tipe C, dan secara umum sudah memenuhi kriteria dan peralatan juga cukup memadai.
"Sudah memadai dan sudah dapat melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Namun memang masih terdapat beberapa kekurangan yang harus kita benahi supaya dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," ucapnya.
3. Minta gencarkan sosialisasi keberadaan rumah sakit ke masyarakat

Samsudin meminta kepada Direktur RSUD Bandar Negara Husada untuk lebih gencar mensosialisasikan keberadaan dan layanan RSUD Bandar Negara Husada kepada masyarakat.
"Masyarakat sekitar harus mengetahui bahwa rumah sakit di Kota Baru dapat dijadikan rujukan pengobatan," tandasnya.



















