Tiga Hari Terbakar, Api Lalap 3 Hektare Lahan TPA Bakung

- 85% api di TPA Bakung berhasil dipadamkan setelah 3 hari
- Kebakaran melalap 3 hektare, 100 personel dan 3 unit alat berat dikerahkan untuk pemadaman
- Total 180 liter air digunakan selama 3 hari, penyebab kebakaran masih diselidiki
Bandar Lampung, IDN Times - Petugas masih berjibaku memadamkan api membakar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakung di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, Jumat (6/12/2024).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan mengatakan, proses pemadaman api di TPS setempat telah memasuki hari ketiga, tepatnya sejak awal kemunculan api, Rabu (4/12/2024) malam.
"Alhamdulillah, hari ini kita sudah hampir 85 persen memadamkan api di area TPA Bakung. Mudah-mudahan hari ini kita finalisasi bisa selesai 100 persen," ujarnya dikonfirmasi, Jumat (6/12/2024).
1. Total lahan terbakar mencapai 3 hektare

Secara total keseluruhan, Anthoni melanjutkan, peristiwa kebakaran terjadi di TPA Bakung kali ini melalap seluas 3 hektare dan 1 haktere di antaranya masih terus diupayakan pemadaman karena masih menyisakan spot-spot api.
Dalam upaya ini, pihaknya mengerahkan dan meminta bantuan kepada instansi terkait mulai dari personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DPL), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung.
"Total kurang lebih ada 100 personel yang bergerak pada hari ini, untuk membantu upaya pemadaman kebakaran," ucapnya.
2. Telah habiskan 180 liter air

Lebih lanjut Anthoni menambahkan, proses pemadaman ini turut mengerahkan total tiga unit alat berat yang difungsikan untuk mengurai bara api pada tumpukan sampah dan 14 unit mobil pemadaman kebakaran (Damkar).
"Jadi total hingga 3 hari ini, kita sudah menghabiskan sebanyak 180 liter air untuk upaya pemadaman," katanya.
3. Belum bisa simpulkan penyebab kebakaran

Ihwal penyebab kebakaran, Anthoni melanjutkan, pihaknya masih belum dapat menyimpulkan asal-muasal api dan masih menelusuri dengan memintai keterangan saksi-saksi.
"Sementara ini, keterangan saksi mata memang ada sumber api yang dari titik bawah di TPA Bakung, tapi untuk kepastiannya belum kita ketahui," ucapnya.



















