Bandar Lampung, IDN Times - Wakil Direktur Utama MIND ID yang juga putra daerah Lampung Dany Amrul Ichdan menyoroti stagnasi ekonomi Lampung. Ia menyebut, ekonomi Lampung terjebak dalam fenomena middle income trap atau seperti lari di atas treadmill.
Dani memaparkan, dalam 15 tahun PDRB Lampung hanya naik 3,5 kali, dari Rp150 triliun pada 2010 menjadi Rp523 triliun pada 2025. Ia juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Lampung 5,25 persen tertinggi di Sumatra, tapi kontribusi manufaktur stagnan di 17-20 persen.
"Kelihatannya capek larinya kencang, tapi posisinya di situ-situ saja,” ujar Dany saat orasi ilmiah Rapat Luar Biasa Senat dalam rangka Dies Natalis ke-61 Universitas Lampung (Unila), Rabu (23/9/2026) di Gedung Serbaguna Unila.
