Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Satu Keluarga Keracunan Pisang Goreng, Adonan Tercampur Obat Pertanian

Satu Keluarga Keracunan Pisang Goreng, Adonan Tercampur Obat Pertanian
Potret terkini kondisi satu keluarga keracunan pisang goreng di Lampung Tengah. (IDN Times/Istimewa).
Share Article

Lampung Tengah, IDN Times - Satu keluarga di Kampung Toto Katon, Dusun Tanjung Kejawen, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung mengalami keracunan makanan. Itu diduga menyantap pisang goreng telah terkontaminasi bahan obat pertanian.

Camat Punggur, Sukistoro mengatakan, adonan pisang goreng dibuat oleh salah satu korban meninggal Tayem (75) diduga tidak sengaja tercampur obat pertanian.

"Baru dugaan sementara, kalau adonan pisang goreng itu tidak sengaja tercampur obat pertanian. Karena dia (korban Tayem) sudah mbah-mbah tua," ujar Toro sapaannya, Sabtu (21/1/2023).

1. Pemeriksaan luar korban meninggal tidak ditemukan luka atau memar

google.com/jenazah autopsi
google.com/jenazah autopsi

Toro melanjutkan, dugaan tersebut dikuatkan mengingat profesi keluarga korban merupakan petani dan biasa menyimpan obat-obatan sisa garapan sawah atau ladang di wilayah setempat.

Selain itu, berdasarkan hasil autopsi luar menunjukkan tidak ada luka-luka atau memar layaknya tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh 2 korban meninggal lainnya yaitu, Dikin (80) dan Ade Novriadi (33).

"Dugaan sementara seperti itu, karenakan yang masak pisang goreng (Tayem) juga meninggal. Jadi tidak ada yang bisa ditanya atau jadi saksi dapat menjelaskan kronologi peristiwa," imbuhnya.

2. Keluarga korban telah menandatangani surat pernyataan tolak autopsi

ilustrasi otopsi. (IDN Times/Mardya Shakti)
ilustrasi otopsi. (IDN Times/Mardya Shakti)

Sebagaimana disampaikan pihak kepolisian, Toro turut mengungkapkan, pihak keluarga tidak menghendaki atau setuju dilakukan autopsi terhadap para korban meninggal dunia.

"Sudah, keluarga dan anak-anak korban ini juga sudah menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut kepada siapapun," kata dia.

3. Satu korban meninggal ikut menyantap pisang goreng

Potret terkini kondisi satu keluarga keracunan pisang goreng di Lampung Tengah. (IDN Times/Istimewa).
Potret terkini kondisi satu keluarga keracunan pisang goreng di Lampung Tengah. (IDN Times/Istimewa).

Satu keluarga mengalami keracunan makanan pisang goreng diketahui masing-masing bernama Tayem (75), Dikin (80) dan sang anak Ade Novriadi (33). Kemudian empat anggota keluarga lainnya Ahmad Siwito (75), Agus Juliarto (34), Suparno (50), dan Juminem (43).

Tiga dari 7 korban dinyatakan meninggal dunia dan telah dimakamkan. Mereka pasutri Tayem (75), Dikin (80), dan sang anak Ade Novriadi (33). Sementara 4 korban keracunan lainnya dirawat intensif di RSUD Ahmad Yani, Kota Metro.

"Jadi korban Tayem ini menggoreng pisang pagi harinya, untuk disantap bersama suami Dikin hingga keduanya keracunan dan meninggal. Nah malam harinya, 5 korban termasuk Ade takziah dan ikut menyantap pisang goreng tersebut," terang Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More

Kala Jokowi Nostalgia Naik Gunung hingga Ketemu Adik Kelas di Lampung

28 Jun 2026, 20:01 WIBNews