Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bukan Cuma Pemburu, Balai TNWK Dalami Aktor Lain Dibalik Karhutla

Kab. Lampung Timur
2 min read
Bukan Cuma Pemburu, Balai TNWK Dalami Aktor Lain Dibalik Karhutla
Potret udara karhutla di TN Way Kambas, Lampung Timur, Jumat (2/10/2026). (Dok. Balai TNWK)
  • Balai TNWK menyelidiki kemungkinan aktor lain di balik karhutla, meski seorang pemburu liar telah divonis tiga tahun setelah mengaku membakar kawasan.

  • TNWK menegaskan pelaku kebakaran belum dapat digeneralisasi sebagai pemburu karena bukti masih terbatas dan pengungkapan membutuhkan informasi lebih kuat.

  • Pencegahan karhutla membutuhkan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, TNI/Polri, serta penegakan hukum dan respons cepat menuju target zero fire spot.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lampung Timur, IDN Times - Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) masih mendalami dugaan adanya aktor lain di balik peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan konservasi setempat.

Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi mengatakan, pihaknya memang pernah menangkap seorang pemburu liar mengaku terlibat dalam aksi pembakaran. Namun, kasus tersebut tidak serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyimpulkan seluruh kejadian karhutla di TNWK dilakukan oleh pemburu.

"Februari kemarin ada pemburu yang tertangkap dan mengaku melakukan pembakaran. Sekarang sudah divonis tiga tahun. Tapi belum bisa digeneralisir bahwa yang melakukan pembakaran adalah pemburu," ujarnya.

  1. 1. Dalami kemungkinan aktor lain

    IMG-20261002-WA0013.jpg
    Potret udara karhutla di TN Way Kambas, Lampung Timur, Kamis (1/10/2026). (Dok. Balai TNWK)

    Zaidi mengatakan, pihaknya belum memiliki bukti cukup kuat untuk memastikan siapa saja atau pihak-pihak yang berada di balik pembakaran kawasan TNWK.

    Menurutnya, sejauh ini masih terbuka kemungkinan terdapat aktor lain yang sengaja melakukan pembakaran. Karena itu, penyelidikan dan pengungkapan pelaku membutuhkan informasi serta bukti lebih kuat.

    "Siapa tahu ada aktor lain, kami belum bisa membuktikan. Kalau teman-teman wartawan yang investigasi kemungkinan bisa didapat infonya, sehingga bisa di-TL (ditindaklanjuti) oleh aparat kepolisian," katanya.

  2. 2. Perkuat kolaborasi cegah karhutla

    IMG-20260921-WA0015.jpg
    Petugas memadamkan api di kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Minggu (20/9/2026). (IDN Times/Istimewa).

    Humas Balai TNWK, Riri Fitriandi menambahkan, pencegahan karhutla membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya mengandalkan petugas TNWK, upaya tersebut juga harus melibatkan pemerintah daerah, masyarakat desa penyangga, dunia usaha, TNI/Polri, serta pihak terkait lainnya.

    Selain pencegahan, tindakan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran juga menjadi faktor penting dalam menekan kejadian karhutla di kawasan TNWK.

    "Upaya tersebut juga membutuhkan dukungan aparat penegak hukum bersama Polisi Kehutanan (Polhut) dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) TNWK," katanya.

  3. 3. Target TNWK zero fire spot

    IMG-20260921-WA0014.jpg
    Petugas memadamkan api di kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Minggu (20/9/2026). (IDN Times/Istimewa).

    Riri menegaskan, penanganan karhutla tidak mungkin dilakukan oleh Balai TNWK seorang diri. Pasalnya, kecepatan dalam mendeteksi sekaligus merespons kemunculan api menjadi salah satu kunci untuk mencegah kebakaran meluas.

    Termasuk, upaya bersama harus diarahkan agar titik api dapat diketahui dan ditangani sejak tahap awal, sehingga, kebakaran tidak berkembang menjadi karhutla yang lebih luas.

    "Upaya bersama dalam kecepatan mendeteksi dan merespons api pada tahap awal lebih penting agar api tidak pernah muncul lagi di TNWK, artinya Zero Fire Spot," imbuh Riri.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More