Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Prakiraan Cuaca Perairan Lampung 21 Juni 2026, Gelombang Aman?

Prakiraan Cuaca Perairan Lampung 21 Juni 2026, Gelombang Aman?
ilustrasi gelombang tinggi (pexels.com/Ondosan Sinaga)
Intinya Sih
  • BMKG memprediksi angin timuran masih dominan di perairan Lampung dengan kondisi laut relatif aman, terutama di Teluk Lampung.
  • Gelombang sedang berpotensi muncul di Selat Sunda bagian selatan dan perairan barat Lampung, khususnya saat siang hingga sore hari.
  • Nelayan kecil diminta waspada di wilayah barat Lampung dan Selat Sunda Selatan, sementara pelayaran Merak–Bakauheni tetap bisa beroperasi normal dengan pemantauan cuaca rutin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Prakiraan cuaca perairan Lampung, Minggu (21/6/2026) secara umum, angin timuran masih mendominasi dengan kondisi laut relatif aman di Teluk Lampung. Namun gelombang sedang masih berpotensi terjadi di Selat Sunda bagian selatan dan perairan barat Lampung.

Berikut IDN Times rangkum prakiraan cuaca perairan Lampung hari ini berdasarkan informasi cuaca maritim BMKG dan pola kondisi atmosfer-perairan terbaru di wilayah Lampung.

1. Ringkasan kondisi maritim Lampung

Parameter

Prakiraan

Arah angin dominan

Timur – Tenggara

Kecepatan angin

8–20 knot

Kecepatan arus

0,5–1,5 knot

Cuaca dominan

Cerah berawan hingga berawan

Jarak pandang

5–10 km

Potensi hujan

Ringan dan lokal

Peringatan dini

Waspada gelombang sedang di perairan terbuka Samudra Hindia dan Selat Sunda Selatan

2. Prakiraan perairan Lampung

Wilayah Perairan

Cuaca

Angin

Gelombang

Arus

Selat Sunda Selatan Lampung

Cerah berawan

Timur-Tenggara 12–20 knot

1,5–2,5 m

Barat Daya 0,8–1,2 knot

Selat Sunda Utara Lampung

Cerah berawan

Timur 8–15 knot

0,5–1,5 m

Barat 0,5–1,0 knot

Teluk Lampung Bagian Utara

Cerah berawan

Timur 5–12 knot

0,1–0,8 m

Tenggara 0,3–0,8 knot

Teluk Lampung Bagian Selatan

Cerah berawan

Tenggara 8–15 knot

0,5–1,5 m

Barat–Barat Daya 0,5–1,2 knot

Perairan Timur Lampung

Berawan

Timur 10–18 knot

0,5–1,5 m

Barat Laut 0,5–1,0 knot

Perairan Barat Lampung

Berawan

Tenggara 12–20 knot

1,5–2,5 m

Barat Daya 0,8–1,5 knot

Samudra Hindia Barat Lampung

Berawan

Tenggara 15–22 knot

2,0–3,0 m

Barat Daya 1,0–2,0 knot

3. Kondisi penyeberangan Merak–Bakauheni

Parameter

Prakiraan

Cuaca

Cerah berawan

Angin

Timur–Tenggara 10–18 knot

Gelombang

0,5–1,5 meter

Visibilitas

>10 km

Status pelayaran

Umumnya aman, tetap waspada hembusan angin sesaat

4. Prakiraan per waktu

ilustrasi jam dinding (pexels.com/Cats Coming)
ilustrasi jam dinding (pexels.com/Cats Coming)

Pagi (07.00–12.00 WIB)

  • Cerah berawan.
  • Angin 5–12 knot.
  • Gelombang relatif tenang.

Siang–Sore (12.00–18.00 WIB)

  • Berawan.
  • Angin menguat hingga 15–20 knot di perairan terbuka.
  • Gelombang mulai meningkat terutama di Selat Sunda Selatan.

Malam (18.00–24.00 WIB)

  • Berawan.
  • Potensi hujan ringan lokal.
  • Gelombang tetap pada kategori rendah–sedang.

Dini Hari (00.00–06.00 WIB)

  • Berawan hingga cerah berawan.
  • Angin cenderung melemah.
  • Kondisi pelayaran relatif kondusif.

5. Rekomendasi untuk nelayan dan pelaku pelayaran

Ilustrasi berlayar (Pexels.com/Mike Bird)
Ilustrasi berlayar (Pexels.com/Mike Bird)
  • Perahu nelayan kecil (<5 GT) sebaiknya meningkatkan kewaspadaan di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan.
  • Kapal penyeberangan Merak–Bakauheni masih dapat beroperasi normal dengan pemantauan cuaca rutin.
  • Aktivitas wisata bahari di Teluk Lampung relatif aman karena tinggi gelombang umumnya di bawah 1 meter.
  • Operator kapal menuju Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, dan wilayah pesisir barat Lampung perlu memperhatikan perkembangan angin sore hingga malam hari.

Data cuaca maritim dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan observasi BMKG dan kondisi atmosfer laut terkini. Untuk keselamatan pelayaran, selalu periksa pembaruan cuaca maritim BMKG sebelum berangkat.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More