Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov Lampung Masih Petakan Kebijakan Efisiensi Anggaran 2025
Ilustrasi efisiensi anggaran (Foto: IDN Times)
  • Pemerintah Provinsi Lampung sedang memetakan besaran efisiensi anggaran dalam menindaklanjuti arahan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto.
  • Pos efisiensi kemungkinan bakal disesuaikan pada anggaran belanja hingga evaluasi program, termasuk perjalanan dinas dan acara seremonial.
  • Pj Gubernur Lampung, Samsudin, telah menekankan OPD untuk fokus pada tiga variabel pendapatan daerah sebagai upaya pengoptimalan pendapatan daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung masih memetakan besaran efisiensi anggaran dalam menindaklanjuti arahan kebijakan dan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Fredy mengatakan, pemerintah daerah setempat masih menyiapkan kepastian penghematan jumlah anggaran dengan mengoptimalkan instruksi tersebut sebaik mungkin.

"Jadi efisiensi ini arahan pusat. Belum (besaran nominal efisiensi anggaran) sedang dibahas dengan OPD terkait," ujarnya dimintai keterangan, Jumat (7/2/2025).

1. Pos efisiensi perjalanan dinas hingga acara seremonial

Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Fredy. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Meski masih menunggu arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Fredy menyampaikan, pos efisiensi kemungkinan bakal disesuaikan pada anggaran belanja hingga evaluasi program, termasuk pelaksanaan kegiatan dihitung secara terperinci untuk memastikan efektivitas anggaran.

Misalnya, kegiatan perjalanan dinas hingga acara-acara bersifat seremonial semacam seminar yang dilaksanakan di hotel-hotel.

"Ya, itu kita kurangin semua. Jadi yang bersifat rutin tetap berjalan. Kemudian seperti anggaran fotokopi segala macamnya ini, ini juga kita kurangi. Yang jelas efisiensi lebih kepada barang bersifat pakai habis," katanya.

2. Efisiensi disesuaikan kebutuhan di daerah

Pj Gubernur Lampung, Samsudin. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Menyikapi instruksi Presiden Prabowo terkait efisiensi anggaran ini, Pj Gubernur Lampung, Samsudin mengatakan, Pemprov Lampung bakal melaksanakan setiap arahan pemerintah pusat ihwal implementasi kebijakan efisiensi tersebut.

Namun begitu, tindak lanjut efisiensi anggaran ini masih menunggu arahan dari Kemendagri, untuk selanjutnya disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah di Lampung.

"Tentu, pemerintah daerah juga melakukan efisiensi. Dengan kondisi yang ada, kita akan melaksanakan apa saja yang sudah disusun dalam APBD 2025, kemudian kita laksanakan apa saja poin-poin penting terkait efisiensi ini dari Kemendagri. Ini menjadi acuan kita," ucapnya.

3. Optimalisasi pendapatan daerah

Ilustrasi efisiensi anggaran (Foto: IDN Times)

Ihwal upaya pengoptimalan pendapatan daerah seiring diberlakukannya kebijakan efisiensi anggaran ini, Samsudin mengaku telah menekankan OPD di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota berfokus pada tiga variabel.

Pertama, pendapatan PKB dan BBNKB; kedua, transfer APBN dari pusat ke daerah; ketiga, pendapatan di luar pajak melalui pemanfaatan sumber daya alam di Provinsi Lampung.

"Efisiensi ini akan berpengaruh pada variabel kedua. Nah, kita harus mencari target-target pendapatan di luar variabel kedua ini. Seperti BBNKB harus ditingkatkan, program yang sudah berjalan sukses harus terus dilakukan. Variabel ketiga juga harus dioptimalkan, karena ada banyak aset daerah yang belum dioptimalkan dengan cara kerjasama dengan pihak swasta mengoptimalkan konsep KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha)," paparnya.

Editorial Team

Related Article