Pemilih NU Lampung ke Ganjar dan Prabowo, PWNU: Wajar Namanya Survei

Bandara Lampung, IDN Times - Ketua PWNU Lampung Puji Raharjo menanggapi santai ihwal rilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan kalangan warga Nahdatul Ulama (NU) Lampung cenderung memilih Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto dibandingkan Anies Baswedan.
Menurut Puji, hasil survei tersebut sah-sah saja. Terlebih, geliat kontestasi politik Tanah Air kian dekat, ditambah suara pemilih NU bisa dikatakan cukup potensial.
"Ya namanya survei wajar-wajar saja, biarkan aja. Santai saja namanya lembaga survei, mudah-mudahan surveinya ilmiah," ujarnya kepada IDN Times, Jumat (8/9/2023).
1. Pastikan sikap dan posisi NU netral

Terlepas dari pernyataan tersebut, dikatakan Puji, sebagaimana perintah Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, NU akan tetap pada posisi netral dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Artinya, tidak terkait dengan salah satu pasangan capres-cawapres maupun peserta Pemilu tertentu.
"Iya sudah jelas, kalau arah politik NU netral. Kata ketum NU, kita tidak ke mana-mana tapi ada di mana-mana," jelasnya.
2. Pemilih NU diserahkan individu masing-masing

Sebagai organisasi keagamaan, Puji menegaskan, pihaknya menyerahkan penuh kepada masing-masing individu warga NU struktural maupun kultural dalam menentukan pilihan pada Pemilu 2024.
"NU bukan partai politik, jadi urusan pilihan politik untuk partai dan calon tertentu diserahkan ke individu masing-masing," imbuh dia.
Olah karenanya, NU diyakini tidak berpolitik maupun bagian dari pasangan capres-cawapres hingga parpol tertentu baik Bacapres Anies, Muhaimin Iskandar ataupun PKB. "Kita bukan lembaga survei, bisa tahu apakah itu bisa pengaruh atau mempengaruhi pilihan (deklarasi Anies-Muhaimin)" sambung Puji.
3. Pemilih NU Lampung cenderung ke Ganjar dan Anies

Berdasarkan survei LSI dengan mengambil sampel 810 responden di Dapil DPR RI Lampung I dan 810 responden di Dapil DPR RI Lampung II telah dilaksanakan mulai 20-26 Juni 2023.
Kalangan warga merasa bagian dari NU di Lampung memberikan dukung untuk Ganjar Pranowo dan Prabowo cenderung berimbang yakni, Ganjar 42,2 persen dan Prabowo 38,9 persen. Sedangkan Anies Baswedan tertinggal cukup jauh dengan tingkat dukungan 12,6 persen.



















