Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[BREAKING] Pasutri di Bandar Lampung Tewas Tertimpah Tembok Rumah Akibat Longsor
Penampakan lokasi kejadian tanah longsor tewas pasutri di Gang Kelinci, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna) .
  • Pasutri di Bandar Lampung meninggal tertimbun tanah longsor
  • Anak pasutri selamat setelah tertidur saat kejadian
  • Kepolisian dan BPBD evakuasi korban selama 6 jam
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Pasangan suami istri (Pasutri) di Kota Bandar Lampung ditemukan meninggal dunia tertimpah dinding rumah akibat tanah longsor melanda sekitar kediamannya.

Kedua korban Heryadi Prabowo (38) dan Rosmiani (36) warga Gang Kelinci, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung. Jasadnya kini telah dievakuasi ke RSUD dr A. Dadi Tjokrodipo.

"Kejadiannya semalam, ini korban suami istri masih muda. Iya mereka memang asli warga sini," ujar warga sekitar di lokasi kejadian, Khadijah saat dimintai keterangan, Sabtu (22/2/2025).

1. Dua anak korban masih balita selamat

Penampakan lokasi kejadian tanah longsor tewas pasutri di Gang Kelinci, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna) .

Dalam peristiwa nahas tersebut, Khadijah mengungkapkan, kedua korban meninggal tertimpah tembok rumah usai tanah longsor akibat hujan deras melanda wilayah setempat sekitar pukul 22.00 WIB.

Beruntung saat kejadian berlangsung, kedua anak pasutri tersebut yang masih berusia balita telah tertidur pulas di kamar berhasil selamat dalam peristiwa nahas tersebut.

"Mereka punya anak dua, alhamdulillah selamat, kalau korban suami istri untuk dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

2. Evakuasi libatkan petugas dibantu warga

Penampakan lokasi kejadian tanah longsor tewas pasutri di Gang Kelinci, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna) .

Terkait peristiwa ini, Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono mengatakan, petugas menerima laporan terkait insiden tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB dan langsung ditindaklanjuti ke lokasi kejadian.

Kemudian kepolisian langsung berkoordinasi dengan BPBD dan aparatur kelurahan setempat, untuk mengevakuasi para korban.

"Kami langsung lakukan evakuasi bersama BPBD, korban yang pertama kali ditemukan istrinya Rosmiani, kemudian suaminya Heryadi," ungkapnya.

3. Evakuasi 6 jam

Penampakan lokasi kejadian tanah longsor tewas pasutri di Gang Kelinci, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna) .

Ono menambahkan, proses evakuasi terhadap kedua korban berlangsung kurang lebih selama 6 jam. Itu dikarenakan korban pasutri ini tertimpa material tembok rumah dan material akibat longsor lainnya.

"Korban rencananya akan dibawa ke rumah keluarganya di Gedong Air untuk dilakukan proses pemakaman," kata kapolsek.

Curated For You

Editorial Team

Related Article