Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi keuntungan perusahaan (pexels.com/nataliya vaitkevich)
ilustrasi keuntungan perusahaan (pexels.com/nataliya vaitkevich)

Intinya sih...

  • Capex Rp11,2 triliun

    • Sinergi USD 250 juta di tahun pertama

  • Total pelanggan 73 juta dengan ARPU Rp. 39,5 ribu

  • Utang kotor Rp23,7 triliun, FCF Rp6,6 triliun

  • Total 73 juta pelanggan

    • ARPU kuartal empat 2025 mencapai Rp44,8 ribu

  • Tonggak bersejarah dengan keberhasilan merger

  • Peningkatan kecepatan download hingga 83%

  • Miliki 225 ribu BTS

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mengumumkan pencapaian kinerja sepanjang 2025 pasca merger dengan hasil yang solid, tumbuh double digit. Di periode akhir 2025 , perseroan berhasil meraih total pendapatan sebesar Rp42,5 triliun, tumbuh 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).

Selain itu, EBITDA yang dinormalisasi (Normalized EBITDA) juga berhasil tumbuh 13 persen YoY mencapai Rp20,1 triliun dengan normalized EBITDA margin sebesar 47 persen. Laba bersih yang dinormalisasi (Normalized PAT) juga tumbuh 63 persen YoY mencapai Rp3 triliun.

Sementara kontribusi pendapatan layanan data dan digital terhadap total pendapatan perseroan mencapai lebih dari 90 persen.

1. Capex Rp11,2 triliun

Setiap tahun, sekitar 70 persen capital expenditure (capex) atau belanja modal, diperuntukkan guna membangun jaringan. (Dok. XL Axiata).

Dari sisi finansial, merger berhasil merealisasikan sinergi USD 250 juta di tahun pertama. Lebih penting lagi, XLSMART mampu menjaga stabilitas layanan dan mempertahankan pertumbuhan bisnis di tengah transformasi besar ini, membuktikan ketangguhan operasional dan komitmen memberikan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Posisi keuangan XLSMART sehat per akhir tahun 2025, utang kotor tercatat diangka Rp23,7 triliun, dengan rasio gearing net debt to EBITDA (termasuk finance lease) sebesar 3,38x. Utang bersih tercatat sebesar Rp21 triliun. XLSMART tidak memiliki utang berdenominasi dolar Amerika Serikat.

Sebesar 87 persen dari pinjaman yang ada saat ini memiliki suku bunga mengambang (floating) dan 13 persen memiliki suku bunga tetap. Free Cash Flow (FCF) mencapai Rp 6,6 triliun.

XLSMART terus melakukan integrasi untuk meningkatkan kualitas jaringan dan pengalaman pelanggan. Hingga akhir tahun 2025, pengeluaran belanja modal (Capex) mencapai sekitar Rp11,2 triliun.

2. Total 73 juta pelanggan

Cara mudah dan aman cek NIK saat verifikasi pendaftaran pelanggan XL Axiata. (Dok. XL Axiata).

Di akhir tahun 2025, total pelanggan XLSMART mencapai 73 juta pelanggan, dengan ARPU campuran (blended) sekitar Rp. 39,5 ribu. Sementara secara kuartal, pencapaian ARPU di kuartal empat 2025 mencapai Rp44,8 ribu meningkat dibandingkan periode kuartal sebelumnya yang mencapai Rp38,9 ribu.

Peningkatan ini mencerminkan efektivitas strategi monetisasi, penyederhanaan produk dan tarif, serta perbaikan pengalaman pelanggan yang dihasilkan dari integrasi jaringan yang berjalan efektif. Tahun 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi XLSMART dengan keberhasilan menyelesaikan merger yang menghasilkan sinergi nyata dan manfaat operasional signifikan.

Proses integrasi dan konsolidasi yang ditargetkan selesai semester pertama 2026 telah membuahkan hasil positif, dengan peningkatan performa dan kualitas jaringan yang berdampak langsung pada pengalaman pelanggan. Kecepatan download pelanggan XLSMART meningkat hingga 83 persen, membuktikan komitmen perusahaan menghadirkan layanan terbaik di era digital.

3. Miliki 225 ribu BTS

Ilustrasi BTS XLSMART. (Dok. XLSMART).

Dari sisi beban biaya operasional, terjadi peningkatan biaya sebagai imbas dari proses integrasi yang dilakukan serta kegiatan operasional yang semakin luas pasca merger. Untuk beban biaya terkait penjualan dan pemasaran juga meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebagai dampak dari meningkatnya komisi penjualan, dan meningkatnya biaya iklan dan promosi terkait peluncuran 5G dan perluasan jaringan.

Sementara itu untuk beberapa komponen biaya lainnya mengalami kenaikan YoY, seperti biaya infrastruktur, biaya interkoneksi dan pengeluaran langsung lainnya, termasuk pula beban biaya regulatory. Secara keseluruhan, beban biaya operasional di akhir tahun 2025 ini mengalami peningkatan sejalan dengan munculnya biaya-biaya yang terkait langsung dengan integrasi pasca merger menjadi entitas baru XLSMART.

Di akhir tahun 2025, total jumlah BTS XLSMART mencapai lebih dari 225 ribu BTS, meningkat 36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan total objek yang diintegrasikan mencapai sekitar 34.500 objek. Sementara trafik layanan di periode ini juga mengalami pertumbuhan sebesar 38% YoY, mencapai 14.566 Petabytes.

4. Merger diklaim sukses

ilustrasi kerjasama tim yang solid (pexels.com/fauxels)

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menyatakan, bersyukur dan bangga dengan hasil pencapaian perusahaan dari fase awal merger hingga sepanjang akhir 2025 . Di tengah tantangan industri yang dinamis dan konsolidasi yang dilakukan, perusahaan tetap berhasil meraih pencapaian yang baik.

"Merger yang kami lakukan berjalan dengan sukses dan tahapan-tahapan integrasi bisa diselesaikan lebih cepat dari yang direncanakan. Kemudian target sinergi efisiensi yang lebih besar juga berhasil kami capai sehingga bisa memberikan ruang untuk meningkatkan margin pertumbuhan di tahun berikutnya,” jelasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (14/2/2026).

Rajeev menambahkan bahwa XLSMART juga berhasil meningkatkan pertumbuhan pendapatan serta meningkatkan pertumbuhan ARPU (average revenue per user) yang disertai dengan meningkatnya pengalaman pelanggan. Perseroan juga berhasil mewujudkan konsolidasi dan integrasi jaringan secara solid, sehingga bisa menciptakan fondasi untuk menyediakan infrastruktur jaringan yang lebih kuat.

Termasuk dengan diluncurkannya cakupan jaringan dan layanan 5G di berbagai kota/kabupaten di Indonesia beberapa waktu lalu dan akan terus bertambah secara bertahap ke depannya. Saat ini dan kedepan, XLSMART masih akan terus fokus untuk meningkatkan pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan..

5. Integrasi jaringan berlanjut, gelar 5G serentak dan optimalkan pengalaman pelanggan

Ilustrasi BTS XLSMART. (Dok. XLSMART).

XLSMART terus melakukan integrasi jaringan secara simultan sambil mengakselerasi transformasi digital melalui peluncuran jaringan dan layanan 5G serentak di 33 kota/kabupaten di Indonesia. Ekspansi ini akan terus dilakukan secara bertahap ke depannya untuk memperkuat positioning merek layanan unggulan, yakni XL Prepaid, XL Prio, AXIS, dan Smartfren.

XLSMART menawarkan the first true 5G experience in Indonesia dengan tiga proposisi utama yang membedakannya di pasar, yaitu blanket city coverage yang menyediakan jaringan 5G yang menyelimuti seluruh area kota yang dilayani. Itu memungkinkan pengguna menikmati konektivitas 5G tanpa batasan lokasi, kemudian auto 5G experience yang memungkinkan pelanggan dengan perangkat 5G secara otomatis menikmati kecepatan internet hingga 250 Mbps tanpa pengaturan tambahan.

Selain itu, dedicated 5G spectrum yang meningkatkan konsistensi kecepatan serta kualitas pengalaman pengguna melalui spektrum frekuensi yang dialokasikan khusus untuk jaringan 5G.

Editorial Team