Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ngaku Diminta Cerai, Suami Tanggamus Kalap Bacok Istri dan Anak Tiri
ED, suami di Tanggamus tega bacok istri dan anak tiri. (Dok. Polres Tanggamus).

Tanggamus, IDN Times - Polisi telah menangkap suami membacok istri dan anak tirinya di Pekon Banjar Sari, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus. Tersangka nekat melukai kedua korban, usai berselisih dan cekcok dengan sang istri meminta cerai.

Kasatreskrim Polres Tanggamus, Iptu Hendra Safuan mengatakan, hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka ED, aksi penganiayaan dipicu perselisihan antara pelaku dan istrinya Jubaidah (46) pada malam kejadian.

"Perselisihan keluarga ini dipicu setelah korban Jubaidah meminta cerai, sebab pelaku tempramental," ujarnya saat dimintai keterangan, Selasa (22/8/2023).

1. Tersangka mulanya menganiaya anak tiri sedang tertidur pulas

Korban anak tiri tersangka, Rendi Satriawan (20). (Dok. Polres Tanggamus).

Dijelaskan Hendra, peristiwa penganiayaan berlangsung di Pekon Banjar Sari, Jumat (18/8/2023) sekitar pukul 04.00 WIB itu, dialami korban istri tersangka, Jubaidah dan sang anak tiri, Rendi Satriawan (20).

Awalnya, korban Rendi Satriawan sedang tidur pulas di kamarnya. Kemudian korban Jubaidah tiba-tiba mendengar suara ribut-ribut dari kamar sang anak, tepat di sebelah kamar tidurnya.

"Korban Jubaidah memanggil-manggil nama anaknya, tapi tidak ada jawaban. Ketika dia memanggil kembali nama anaknya, tiba-tiba korban Rendi menjawab dari kamar, bahwa dibacokin ayah tirinya," ungkap kasatreskrim.

2. Istri tersangka sempat sembunyi dalam got

Ilustrasi pembacokan (IDN Times/Mia Amalia)

Mendengar pengakuan sang anak, lantas korban Jubaidah langsung melihat ke kamar putranya. Setibanya di depan pintu, tersangka ED langsung membacok korban Jubaidah pada bagian tangan, perut, dan punggung.

Kemudian tersangka ED kembali masuk ke dalam kamar anak tirinya, hingga korban Jubaidah berhasil melarikan diri.

"Saat berlari, tersangka sempat mengejar Jubaidah sampai terjatuh ke dalam got dan langsung bersembuyi dalam got. Setelah itu, ED pergi baru korban meminta pertolongan warga sekitar," tukas Hendra.

3. Ibu dan anak luka bacok parah

Korban anak tiri tersangka, Rendi Satriawan (20). (Dok. Polres Tanggamus).

Atas insiden penganiayaan tersebut, dijelaskan Hendra, kedua korban mengalami luka bacok cukup parah hingga harus dibawa ke puskesmas dan rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan medis.

"Istri tersangka terluka di tangan kiri dan kanan, perut, serta punggung. Sedangkan anak tirinya, luka bacok pada kaki kanan, paha kanan, pelipis kiri," tandas kasatreskrim.

Editorial Team

Related Article