Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Masyarakat 6 Wilayah Pesisir Lampung Diimbau Waspada Banjir Rob

Masyarakat 6 Wilayah Pesisir Lampung Diimbau Waspada Banjir Rob
Ilustrasi banjir rob. (Dok. IDN Times).
Intinya Sih
  • Masyarakat di enam wilayah pesisir Lampung diimbau waspada potensi pasang maksimum tinggi air laut yang berpotensi menyebabkan banjir rob.
  • Kondisi dipicu oleh pasang maksimum disertai fenomena bulan purnama dan fase perigee pada 15 Desember 2024, dengan dampak mulai 14-18 Desember 2024.
  • Banjir rob dapat mengganggu aktivitas masyarakat di pelabuhan, pemukiman pesisir, serta perikanan darat dan bisa menimbulkan pencemaran lingkungan serta gangguan kesehatan. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di beberapa perairan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Masyarakat di enam wilayah pesisir di Provinsi Lampung diimbau waspada potensi pasang maksimum tinggi air laut. Kondisi tersebut diprediksi bakal menghadirkan banjir rob.

Keenam wilayah potensi banjir rob ini meliputi Pesisir Bandar Lampung, Pesisir Pesawaran, Pesisir Tanggamus, Pesisir Timur Lampung, Pesisir Lampung Selatan, dan Pesisir Barat Lampung.

"Masyarakat diimbau waspada peringatan dini pasang maksimum berdampak banjir rob ini berlaku mulai 14-18 Desember 2024," ujar Kepala Stasiun Maritim Klas IV Panjang, Tarjono dikonfirmasi, Sabtu (14/12/2024).

1. Adanya fenomena bulan purnama dan fase perigee

Bulan Purnama (pixabay.com/spiriterror)
Bulan Purnama (pixabay.com/spiriterror)

Dijelaskan Tarjono, kondisi serupa dipicu adanya pasang maksimum disertai fenomena bulan purnama dan fase perigee pada 15 Desember 2024. Alhasil, ini berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan terhadap ketinggian pasang air laut maksimum mulai 14-18 Desember 2024.

"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari fenomena ini, khususnya siap siaga menghadapi banjir rob," ucapnya.

2. Imbuh waspada dampak pencemaran lingkungan hingga kondisi kesehatan

Masyarakat Telukbetung Selatan, Bandar Lampung mengalami banjir rob. (IDN Times/Istimewa).
Masyarakat Telukbetung Selatan, Bandar Lampung mengalami banjir rob. (IDN Times/Istimewa).

Tarjono melanjutkan, peristiwa ini secara umum dapat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta perikanan darat.

Banjir rob juga bisa menimbulkan dampak bagi lingkungan masyarakat, dikarenakan bisa merusak sarana dan prasarana, menimbulkan penyakit diare, hingga infeksi saluran pernafasan.

"Kami minta masyarakat tetap berhati-hati, dikarenakan kondisi ini bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan yang bisa mengganggu kondisi kesehatan," imbaunya.

3. Peringatan dini gelombang tinggi

Gelombang laut. (mg-s-msn-com.akamaized.net)
Gelombang laut. (mg-s-msn-com.akamaized.net)

Dari data diterima IDN Times, BMKG Lampung juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi mencapai 1.25 hingga 4 meter terjadi di Perairan Teluk Lampung Bagian Utara, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Selatan Lampung, dan Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan.

Saran keselamatan perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m, dan kapal Ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More