Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kondisi Perairan Lampung 26 Agustus 2026, Tinggi Gelombang Bervariasi
Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)
  • Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda selatan diprakirakan mengalami gelombang sedang hingga 2,1 meter, dengan angin sekitar 20 knot dan maksimum 23–26 knot.
  • Teluk Lampung utara relatif lebih rendah, dengan gelombang 1,1–1,2 meter pada siang hari, namun berpotensi naik menjadi 1,3 meter pada malam hari.
  • Pelabuhan Bakauheni, Panjang, dan Sebesi diprakirakan tenang dengan gelombang sekitar 0,3 meter; nelayan serta operator kapal diminta memantau pembaruan peringatan dini maritim.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung, Rabu (26/8/2026) diprakirakan cukup bervariasi. Kondisi paling perlu diwaspadai terdapat di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan Lampung, dengan gelombang mencapai 2,1 meter dan angin sekitar 20 knot, bahkan maksimum 23–26 knot.

Sementara itu, Teluk Lampung bagian utara berada pada kondisi lebih rendah dengan gelombang sekitar 1,1 meter–1,2 meter pada siang hari, meski berpotensi meningkat menjadi 1,3 meter pada malam hari. Kawasan Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Panjang, dan Pelabuhan Sebesi relatif tenang dengan gelombang sekitar 0,3 meter.

Untuk diketahui, angka gelombang merupakan prakiraan BMKG dan kondisi aktual di laut dapat berubah. Untuk nelayan dan operator kapal, terutama di perairan barat serta Selat Sunda selatan, sebaiknya memantau pembaruan peringatan dini maritim sebelum berangkat.

Berikut IDN Times sajikan prakiraan kondisi perairan Lampung hari ini.

1. Perairan Barat Lampung paling perlu diperhatikan

Ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/George Desipris)

Pada pukul 07.00 WIB, Perairan Barat Lampung diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 27 derajat Celcius dan kelembapan 82 persen. Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 20 knot, sementara kecepatan maksimum angin mencapai 23 knot.

Gelombang berada pada kategori sedang dengan tinggi 2,1 meter. Arus bergerak ke barat laut dengan kecepatan sekitar 1,22 knot.

Kondisi ini membuat pelaku pelayaran, nelayan, serta kapal-kapal berukuran kecil perlu lebih memperhatikan perkembangan cuaca sebelum beraktivitas.

2. Selat Sunda Selatan Lampung juga bergelombang

ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)

Kondisi yang relatif lebih menantang juga diprakirakan terjadi di Selat Sunda bagian selatan Lampung. Pada pagi hari, BMKG memperkirakan suhu sekitar 27 derajat Celcius dengan kelembapan 85 persen.

Angin timur mencapai 20 knot, dengan kecepatan maksimum hingga 26 knot. Tinggi gelombang mencapai 2,1 meter dan masuk kategori sedang.

Ini menjadi salah satu bagian terpenting dalam prakiraan maritim 26 Agustus karena kecepatan angin maksimum 26 knot cukup signifikan dibandingkan sejumlah wilayah perairan Lampung lainnya.

3. Teluk Lampung bagian utara lebih bersahabat

ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)

Berbeda dengan perairan barat, Teluk Lampung bagian utara pada pagi hari diprakirakan memiliki gelombang sekitar 1,2 meter dan kategori rendah. Angin hanya sekitar 6 knot dari timur dengan maksimum 12 knot.

Menjelang siang, angin meningkat menjadi sekitar 6–7 knot dan maksimum mencapai 21–22 knot. Gelombang masih sekitar 1,1 meter.

Namun, memasuki sore dan malam, potensi hujan ringan mulai muncul. Pada sekitar pukul 21.00–23.00 WIB, gelombang meningkat menjadi 1,3 meter dan masuk kategori sedang.

4. Bakauheni relatif aman

ilustrasi gelombang menuju pesisir pantai (pixabay.com/holgerheinze0)

Untuk kawasan Pelabuhan Bakauheni, kondisi jauh lebih tenang. Pada pukul 07.00 WIB, BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan, suhu 26 derajat Celcius, kelembapan 83 persen, angin tenggara 6 knot dan gelombang hanya 0,3 meter atau kategori tenang.

Menariknya, sepanjang periode siang hingga malam, tinggi gelombang di sekitar pelabuhan tetap berada di sekitar 0,3 meter. Jadi, kondisi di sekitar Pelabuhan Bakauheni jauh berbeda dengan perairan terbuka Selat Sunda bagian selatan yang mencapai 2,1 meter.

Di Pelabuhan Panjang, prakiraan awal menunjukkan cuaca berawan, suhu 26 derajat Celcius, kelembapan 84 persen, angin timur 4 knot dan gelombang hanya 0,3 meter. Sementara di Pelabuhan Sebesi, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan suhu 27 derajat Celcius, kelembapan 80 persen, angin timur 8 knot dan gelombang 0,3 meter.

5. Data lengkap kondisi perairan Lampung

Wilayah perairan

Cuaca

Angin

Gelombang

Keterangan

Perairan Barat Lampung

Hujan ringan

20 knot, Tenggara

2,1 m

Sedang, perlu waspada

Selat Sunda Selatan Lampung

Udara kabur–hujan ringan

20 knot, Timur

2,1 m

Sedang, perlu waspada

Teluk Lampung bagian utara

Kabur–berawan–cerah berawan

5–7 knot

1,1–1,2 m

Rendah

Pelabuhan Bakauheni

Cerah berawan–cerah

2–8 knot

0,3 m

Tenang

Pelabuhan Panjang

Cerah berawan

sekitar 3–8 knot

0,3 m

Tenang

Pelabuhan Sebesi

Cerah berawan

sekitar 8 knot

0,3 m

Tenang

Curated For You

Editorial Team

Related Article