Bandar Lampung, IDN Times — Musim kemarau mulai berdampak terhadap kualitas udara di Kota Bandar Lampung. Kadar partikulat halus PM2.5 dan PM10 dilaporkan mengalami peningkatan karena minimnya hujan dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung, Budhi Ardianto mengatakan, kondisi tersebut membuat debu dan partikel pencemar lebih mudah bertahan di udara.
“PM2.5 naik karena kondisi di Indonesia sedang mengalami musim kemarau. Jadi partikulat, baik PM2.5 maupun PM10, ikut naik, begitu juga di Bandar Lampung,” katanya, Senin (31/8/2026).
