Bandar Lampung, IDN Times - Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Lampung menyimpulkan, kenaikan angka kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) rentan waktu Januari - Maret 2024 ditengarai rendahnya angka bebas jentik (ABJ) di provinsi setempat.
Berdasarkan data Dinkes Provinsi Lampung dihimpun dari 15 kabupaten/kota, temuan DBD periode Januari - Maret 2024 total mencapai 3.221 kasus dengan angka kematian 12 kasus selama tiga bulan terakhir.
Tertinggi, diketahui terjadi Maret 2024 total 1.460 kasus dengan 4 kasus di antaranya meninggal dunia, Februari 2024 ada 1.199 kasus dengan 6 kasus kematian dan Januari tercatat 562 kasus dengan 2 kasus di antaranya berujung kematian penderitanya. Alhasil, rata-rata pendata meningkat sebanyak 500 kasus/bulan.
"Munculnya kasus tinggi sekarang karena lemahnya pencegahan, tentunya, angka bebas jentik di desa-desa atau kelurahan-kelurahan yang rendah," ujarnya Ketua PAEI Lampung, Ismen Mukhtar kepada IDN Times, Senin (29/4/2024).
