Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Imbas Cuaca Buruk, Polisi Siaga Delaying System di Bakauheni

Imbas Cuaca Buruk, Polisi Siaga Delaying System di Bakauheni
Ilustrasi kapal penyeberangan Pelabuhan Bakauheni - Merak. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)
Intinya Sih
  • Polda Lampung dan Satlantas Polres Lampung Selatan menerapkan delaying system lalu lintas di Pelabuhan Bakauheni akibat cuaca buruk, menggunakan rest area KM 38 dan KM 62.
  • Langkah ini diambil untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di pelabuhan, namun masih mempertimbangkan kondisi terkini Pelabuhan Bakauheni yang masih buka layanan penyeberangan.
  • Masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan cuaca terkini sebelum menggunakan jasa penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni agar tidak terjebak penumpukan kendaraan. Pelayanan penyeberangan masih beroperasi meskipun aktivitas sedikit terganggu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Polda Lampung bersama Satlantas Polres Lampung Selatan bersiaga menerapkan rekayasa lalu lintas delaying system. Itu akibat cuaca buruk mengganggu aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah Astutik mengatakan, delaying system ini guna mengantisipasi penumpukan dan antrean kendaraan panjang di pelabuhan setempat.

"Iya, kalau seandainya memang ada penumpukan kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni, maka kami akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan memanfaatkan delaying system di beberapa rest area," ujarnya dikonfirmasi IDN Times, Selasa (3/12/2024).

1. Delaying system bakal manfaatkan rest area tol

Ilustrasi aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni. (Dok. ASDP Cabang Bakauheni).
Ilustrasi aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni. (Dok. ASDP Cabang Bakauheni).

Disampaikan Umi, penetapan delaying system atau penundaan perjalanan memanfaatkan rest area KM 38 maupun KM 62 pada Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter).

Meski demikian, langkah tersebut baru akan ditetapkan melihat dan mempertimbangkan kondisi terkini Pelabuhan Bakauheni. Pasal, hingga kini pelabuhan setempat masih terus membuka layanan penyeberangan menuju Pelabuhan Merak.

"Memang angin kencang dan ombak masih lumayan tinggi di penyebrangan pelabuhan, tapi untuk pelayanan masih tetap berjalan normal," ucapnya.

2. Imbau masyarakat pertimbangkan melakukan aktivitas penyeberangan

Aktivitas penumpang di Pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)
Aktivitas penumpang di Pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Kondisi cuaca buruk ini, Umi mengimbau masyarakat hendak menggunakan jasa penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, untuk senantiasa melihat perkembangan kondisi cuaca terkini hingga tidak terjebak penumpukan kendaraan.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Seandainya angin tetap tinggi, maka bukan tidak mungkin akan ada kebijakan kembali yaitu, menutup sementara pelayanan," imbuhnya.

3. Aktivitas pelayanan di Pelabuhan Bakauheni normal

Ilustrasi arus mudik dan arus balik. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)
Ilustrasi arus mudik dan arus balik. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Humas ASDP Cabang Bakauheni, Saiful Harahap menambahkan, pelayanan penyeberangan di pelabuhan setempat masih terus beroperasi. Termasuk pembelian tiket hingga kegiatan bongkar muatan kapal.

Namun memang, kondisi cuaca masih tergolong buruk dikarenakan kapal tiba dari Pelabuhan Merek masih sedikit kesulitan untuk bersandar, hingga aktivitas penyeberangan sedikit terganggu.

"Untuk saat ini, antrean kendaraan perlahan mulai terurai, karena sejak jam 2 (siang) tadi mulai ada pergerakan. Sementara kantong-kantong parkir dari 1 sampai 7 terisi sekitar 70-80 persen, artinya, walaupun ada antrean kendaraan tidak sampai keluar dari area pelabuhan," ucapnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More